Riau  

Truk ODOL Jadi Penyebab Utama Jalan di Riau Cepat Rusak

PEKANBARU – Sudah berulang kali diingatkan dan ditindak, namun keberadaan truk yang melebihi muatan dan dimensi masih leluasa melintas di Riau. Truk Over Dimension Over Load (ODOL) ini seolah tak pernah jera dan kapok dengan peringatan dan penindakan yang dilakukan oleh tim gabungan.

Kepala Dinas PUPR PKPP Provinsi Riau M Arief, Kamis (20/10/2022) membenarkan bahwa truk-truk Odol yang berseliweran di Riau menjadi penyebab utama banyaknya jalan milik provinsi Riau yang rusak. Hal ini seharusnya sudah selayaknya menjadi peringatan bagi perusahaan yang sering mengoperasikan truk di Riau.

Arief mengungkapkan bahwa truk dengan muatan over load, over dimension alias Odol memang menjadi penyebab utama kerusakan jalan-jalan provinsi, sehingga upaya penertiban dan pengawasan, menurut dia, harus lebih diperketat lagi.

“Sejauh ini memang Odol yang jadi penyebab utama jalan-jalan kita banyak yang rusak,” ujarnya.

Arief menyebut pihaknya akan melakukan pendataan harian terhadap truk-truk Odol yang melintasi jalan-jalan provinsi, terutama terhadap truk bermuatan sawit, batu bara dan hasil tambang lainnya.

“Kami akan segerakan melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian setempat. Yang jelas kami tak akan bisa memperbaiki jalan-jalan provinsi kalau memang kendaraan Odolnya tak bisa tertib. Jadi kami akan melakukan survei terutama jalan provinsi yang di Teluk Kuantan hingga ke Simpang Japura,” sebutnya.

Dia menambahkan, sejauh ini dari 2.779,81 kilometer jalan provinsi ada sekitar 37 persen dengan kondisi rusak berat dan ringan. Selebihnya 63 persen sudah tergolong bagus.

Meski jalan yang sudah dalam kondisi bagus secara persentase lebih tinggi, namun tetap saja untuk melakukan perbaikan jalan secara menyeluruh menjadi hal yang berat bagi Pemprov Riau.

“Gimana mau memperbaiki kalau dibaguskan di sini, di sana rusak. Makanya memang salah satunya truk Odol ini yang harus ditertibkan,” kata Arief. (***)