Gempa Siberut Mentawai 6,2, Ratusan Warga Kembali Mengungsi, 2 Warga Jadi Korban

Dua warga Siberut Barat, Kepulauan Mentawai jdi korban gempa. Perawatan di Puskesmas dilakukan di luar ruang, takut gempa susulan dan bangunan ambruk (okezone)

LAMANRIAU.COM, MENTAWAI– Ratusan warga di Kecamatan Siberut Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Minggu, 11 September, lari mengungsi ke arah perbukitan.

Mereka mengungsi setelah gempa yang cukup keras menggoncang daerah itu pukul 06.10 WIB dengan kekuatan 6,2. Lalu tak lama berselang, pukul 06.24 WIB, gempa kembali menggoyang Bumi Sikerei Mentawai dengan kekuatan 5,4.

Dilansir okezone, Minggu, 11 September 2022, dua warga Betaet, Desa Simalegi, Kecamatan Siberut Barat dilaporkan dua warga jadi korban akibat gempa itu.

Satu korban tertimpa bangunan dan seorang lainnya sesak napas. Keduanya juga sudah mendapatkan pertolongan sementara.

“Setelah kami keluar dan mengungsi ke bukit lalu gempa kedua terjadi. Saya termasuk pak camat dan desa ikut mengungsi. Pada gempa kedua ini ada korban tertimpa kayu bangunan rumah,” kata Berman Sibuea, salah seorang relawan yang mengantar bantuan Kemensos ke lokasi gempa beberapa waktu lalu.

Korban diketahui bernama, Darna. warga Dusun Betaet Barat. Kepala korban terluka dan mendapat jahitan dari Puskesmas setempat.

“Kepalanya tertimpa kayu dan mengalami pendarahan, Dia pingsan di tempat kejadian. DiPuskesmas mendapat empat jahitan. Setelah dijahit langsung di gerobak kayu ke lokasi pengungsian,” terangnya.

Korban ke dua Fitriana. Dia mengalami sesak nafas pasca gempa sehingga dia harus dipapah keluar rumah untuk dibawa ke tempat pengungsian.

“Sekarang masyarakat masih mengungsii ke bukit,” kata Berman.

Redaktur: Denni Risman – Sumebr: okezone