LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Sebanyak 744 Jemaah Haji asal Kota Pekanbaru mengikuti manasik haji yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, Pada Minggu 7 Mei 2023 di Mesjid Nurussalam Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.
Narasumber pada kegiatan manasih adalah Syahrudin selaku Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Achmad, selaku anggota Komisi VIII DPR RI, Syahrul Mauludi, sebagai Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 2 Pekanbaru, 6.Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dan praktisi.
Indra Pomi mengatakan dalam sambutanya, kegiatan manasik bagi jemaah haji sengaja dilakukan sebagai salah satu bentuk komitmen, keseriusan serta kepedulian dalam mempersiapkan jemaah haji, agar jemaah haji benar-benar dapat memahami dan mengetahui pelaksanaan ibadah haji secara baik dan benar sesuai dengan tuntutan syari ‘pada.
“Tentu bangga rasanya dan bahagia, kami kami bisa hadir di tengah-tengah orang-orang pilihan, untuk memenuhi panggilan Allah SWT, guna menunaikan rukun Islam kelima, yakni ibadah haji pada tahun 1444 hijriyah bersamaan tahun 2023 masehi,” Ucapnya.
Jemaah haji yang mengikuti manasih diharapkan dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan sungguh-sungguh, agar dapat memahami secara detail, tentang rukun, syarat maupun tata cara pelaksanaan ibadah haji, sehingga kelak dapat mengerjakannya dengan sempurna, dan bisa kembali ke tanah air nantinya menjadi haji yang mabrur.
“Perjalanan ke tanah suci adalah perjalan ibadah, bukan perjalanan wisata regili, sehingga membutuhkan fisik dan mental yang kuat. Hal ini penting karena bapak/ibu akan memulai perjalanan serta ritual ibadah yang cukup panjang. Ditambah lagi kondisi cuaca di Kota Mekkah dan Madinah terutama wilayah Arab Saudi, akan sangat jauh berbeda dengan kondisi cuaca kita di tanah air.untuk itu, mulai saat ini, jemaah dituntut agar tetap menjaga kesehatan dan stamina, menjaga pola makan dan istirahat yang cukup seta rajinlah berolahraga,”pesannya.
Sekda juga meminta jemaah haji agar tetap menjaga kekompakan, saling tolong menolong, karena kondisi dan suasana yang akan dihadapi pasti akan berubah dengan kondisi di tanah air.
“Bangun rasa kasih sayang dan semangat kebersamaan, perkuat persaudaraaan, perkokok persatuan, kembangkan jika solidaritas, pupuk sikap torelansi dan saling menghormai serta berakhlakul karimah,” tulisnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Syahrul Mauludi menjelaskan bawha tujuan dari manasih adalah memberikan pemahaman pada Jamaah Haji tentang Kebijakan Pemerintah Indonesia tentang Penyelenggaraan dan pelayanan Haji Indonesia di tanah air.
“Lalu emberikan pemahaman pada Jamaah Haji tentang Kebijakan Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi tentang Penyelenggaraan dan Pelayanan Haji Indonesia di Arab Saudi dan memberikan Pemahaman Kepada Jamaah tentang Tata Cara dan Dapat Mempraktekkan Pelaksanaan Ibadah Haji dan Umroh secara baik,” ujarnya
Disampaikan, peserta kegiatan ini adalah Jamaah yang sudah melakukan pelunasan yaitu Jamaah Haji Reguler 744 Jamaah, Jamaah Cadangan 50 jamaah sehingga total mencapai 809 jamaah, dengan klasifikasi usia tertuta 89 tahun, uia termuda 22 tahun dan laki-laki tercatat 365 jemaah dan perempuan 444 jemaah.
“Hari ini dibuka secara resmi, yang diikutui 744 jemaah dan setelah pembukaan dilanjutkan dengan materi, tingkat kota berlangsung selama dua hari, pertama dan terakhir. Tetapi dilanjutkan dengan manasih di tingkat kecamatan. Ada delapan titik, yang akan diikuti seluruh jemaah, kedelapan titik itu ditetapkan untuk memudahkan jemaah, ada yang berasal dari dua kecamatan di satu tempat. Intinya, kita harap dua minggu kedepan, proses manasik sudah selesai dilanjutkan dengan persiapan,” jelasnya.
Syahrul Mauludi menjelaskan bahwa pelaksanaan manasik, jemaah haji akan mengikuti praktek manasik, termasuk di tingkat kecamatan bahkan ditiga hari terkahir, dilakukan praktek tawaf dan kegaitan lainnya agar jemaah paham dan tahu yang akan dilaksanakan selama menunaikan ibadah haji.
Editor: Fahrul Rozi/Penulis: M.Amrin Hakim






