LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Puluhan mahasiswi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (Unri) menggelar aksi menolak LGBT di depan gedung DPRD Riau, Jumat 12 Juli 2024.
Massa membawa berbagai spanduk yang mengusung pesan-pesan tegas seperti “Mahasiswa Unri Nyatakan Perang Terhadap LGBT”, “DPRD Peduli”, dan “Jangan Beri Ruang untuk LGBT”.
Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan BEM Unri, Weni Astuti, menyampaikan bahwa aksi ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran mahasiswa terhadap maraknya perilaku LGBT di Pekanbaru.
Menurut Weni, mahasiswa berharap DPRD Riau dapat segera membentuk regulasi untuk mengatasi fenomena ini.
“Aksi ini adalah bentuk keresahan kami terhadap fenomena LGBT yang semakin terbuka di Pekanbaru. Kami ingin DPRD Riau membuat regulasi yang jelas untuk mencegah dan menanggulangi perilaku LGBT,” ucapWeni.
Weni juga menekankan, yang mereka tolak adalah perilaku, bukan pelakunya. “Yang salah itu adalah perilakunya, bukan pelakunya. Untuk mengubah perilaku tersebut, kami membutuhkan regulasi yang bisa dibuat oleh DPRD Riau,” pungkasnya.
Setelah menyampaikan aspirasi mereka, para mahasiswa membubarkan diri dengan tertib, meninggalkan pesan yang kuat kepada pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap isu LGBT.***
Editor: Fahrul Rozi/Penulis: M.Amrin Hakim






