LAMANRIAU.COM, TELUKKUANTAN – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara resmi melakukan pelepasan hilir pertama pada Festival Pacu Jalur 2025 di Tepian Narosa Telukkuantan, Rabu 20 Agustus 2025 siang.
Wapres Gibran hadir ke Negeri Jalur Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) bersama sang istri Selvi Ananda. Ikut juga dalam rombongan Wapres ini Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo serta Staf Khusus Wakil Presiden Tina Talisa.
Festival Pacu Jalur ini sendiri sudah dibuka secara resmi oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana sekitar dua jam sebelum kedatangan Wapres Gibran di lokasi acara.
Saat peresmian pembukaan, Menpar Widiyanti didampingi Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, Gubernur Riau Abdul Wahid, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Sugiyono, serta Bupati Kuansing Suhardiman Amby.
Wapres Gibran melakukan pelepasan start (flag-off) hilir pertama, kedua, dan ketiga secara langsung. Tindakan tersebut menandai dimulainya lomba tradisional pacu jalur yang menjadi ikon budaya masyarakat Kuansing dan warisan yang terus dijaga lintas generasi.
“Tradisi pacu jalur ini luar biasa. Bukan hanya hiburan rakyat, tapi juga warisan budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Saya titip kepada kepala daerah, seperti halnya tarian aura farming yang viral dan mendunia, kita harapkan pacu jalur mampu mengusung nilai gotong royong dan kerja keras, sehingga bisa menjadi prioritas pengembangan ke depan,” ungkap Wapres Gibran disela kunjungannya.
Pada hari pertama ini, sebanyak 50 jalur berlaga dari total 228 jalur yang telah terdaftar. Perlombaan akan berlangsung selama lims hari, menampilkan adu kecepatan, kekompakan, dan semangat kebersamaan para anak pacu yang berlomba di sungai Batang Kuantan.
Festival Pacu Jalur 2025 juga semakin meriah dengan kehadiran berbagai kegiatan pendukung, seperti bazar UMKM, pertunjukan seni budaya, parade tradisional, hingga pameran ekonomi kreatif.
Seluruh rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat daya tarik pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi lokal Kuantan Singingi. *** (shr)






