LAMANRIAU.COM, JAKARTA – Oppo A6c secara resmi diumumkan untuk pasar Indonesia. Ponsel pintar atau smartphone ini dibekali baterai 7.000mAh dengan ketahanan jangka panjang hingga 6 tahun penggunaan.
Oppo merancang ponsel pintar ini dengan tekstur bernama Feather Textured Finish serta efek 3D Dynamic Glow. Desain ini mampu memberikan tampilan yang terkesan premium dengan harga yang lebih terjangkau. Menggunakan panel layar LCD berukuran 6,75 inci (17,14 cm) dan telah dibekali dengan refresh rate 120 Hz.
Baterai menjadi salah satu daya tarik utama dari Oppo A6c karena ukurannya yang besar 7.000mAh dijanjikan memiliki ketahanan yang cocok untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan. Baterai ini dijanjikan dalam sekali pengisian daya mampu bertahan hingga 28 hari dalam kondisi siaga atau setara 26.84 jam pemutaran video YouTube maupun 11,67 jam bermain game online Mobile Legends Bang Bang (MLBB). Ketahanannya juga dijanjikan tetap prima untuk penggunaan jangka panjang hingga 6 tahun.
Membahas performanya, Oppo membekali ponsel ini dengan prosesor octa-core Unisoc T7250 yang dikombinasikan dengan RAM 4GB dan memori atau ROM 128GB. Menguatkan klaim penggunaan jangka panjang, ponsel ini telah tersertifikasi Fluency Protection selama 4 tahun dari Oppo. Dalam periode tersebut pengguna bisa merasakan performa anti lag dan lancar dari Oppo A6c.
Untuk kamera, ponsel pintar ini dilengkapi kamera utama 13MP yang diperkuat dengan mode 50MP Hi-Res Mode serta kamera depan 5MP. Layanan AI Google Gemini juga dipastikan telah bisa diakses melalui Oppo A6c.
Oppo A6c tersedia dengan tiga pilihan warna putih, ungu, dan cokelat. Untuk harganya, Oppo A6c dengan memori RAM/ROM 4GB/64GB dibanderol Rp 2,5 juta, sementara untuk varian 4GB/128GB seharga Rp 3 juta. ***






