LAMANRIAU.COM, TELUKKUANTAN – Sebanyak 15 (lima belas) Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Tahun Anggaran 2026 ini memperoleh bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Bantuan mulai dari program revitalisasi (Revit) untuk 4 (empat) sekolah, sampai pada bantuan pembangunan sanitasi, ruang guru serta rumah dinas sekolah untuk 11 (sebelas) sekolah melalui Dana Alokasi Umum (DAU)
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kuansing Herizon, S.Pd, SD, MM, melalui Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Geo Desmir, ST kepada Lamanriau.com baru-baru ini di ruang kerjanya. Program ini, kata Geo, bertujuan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan guna menunjang kenyamanan proses belajar mengajar di sekolah.
Kemendikdasmen, kata Geo, mengatur rehab dan renovasi sarana prasarana sekolah dengan skema swakelola. Dengan mekanisme swakelola, dana revitalisasi disalurkan langsung ke rekening sekolah. Selanjutnya dana dikelola secara mandiri oleh sekolah dengan melibatkan masyarakat.
Adapun 4 (empat) sekolah SD yang memperoleh kegiatan revitalisasi yakni:
1. SDN 001 Koto Rajo, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.
2. SDN 002 Simpang Tiga Telukkuantan, Kecamatan Kuantan Tengah.
3. SDN 001 Koto Peraku, Kecamatan Cerenti.
4. SDN 001 Air Mas, Kecamatan Singingi.
Sementara 11 (sebelas) sekolah SD yang memperoleh bantuan Dana Alokasi Umum (DAU) yakni:
1. SDN 006 Koto Inuman, Kecamatan Inuman.
2. SDN 001 Pangkalan, Kecamatan Pucuk Rantau.
3. SDN 008 Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat.
4. SDN 005 Gunung Melintang, Kecamatan Kuantan Hilir.
5. SDN 004 Tanjung Pauh, Kecamatan Singingi Hilir.
6. SDN 014 Ujung Tanjung, Kecamatan Benai.
7. SDN 007 Lubuk Ramo, Kecamatan Kuantan Mudik.
8. SDN 009 SAKO Margasari, Kecamatan Logas Tanah Darat.
9. SDN 020 Simpang Koran, Kecamatan Singingi Hilir.
10. SDN 014 Sungai Sirih, Kecamatan Singingi.
11. SDN 020 Simpang Koran, Kecamatan Singingi Hilir.
Adapun jenis kegiatannya yakni pembangunan sanitasi (dua sekolah), pembangunan ruang guru (delapan sekolah), serta pembangunan rumah dinas sekolah (satu sekolah).
“Kita tentunya berharap, dengan adanya bantuan seperti ini fasilitas pendidikan di Kuansing makin memadai, dan juga mampu memberikan kenyamanan bagi tenaga pendidik maupun peserta didik,” ulasnya. ***(shr)






