Proyek Jalan Lintas Timur di Riau Masuk Tahap Prakualifikasi Lelang

LAMANRIAU.COM, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Preservasi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatra wilayah Riau, sudah memasuki tahapan prakualifikasi lelang.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Eko D. Heripoerwanto menjelaskan proyek ini menggunakan skema availability payment atau pembayaran dengan ketersediaan layanan.

“Proyek KPBU Preservasi Jalintim Sumatra wilayah Riau sudah memasuki tahapan prakualifikasi, badan usaha yang berminat bisa mendaftar mulai 4 September-17 September 2020,” ujarnya dilansir Bisnis.com.

Heri menyebutkan proyek ini sedang dalam proses untuk mendapatkan penjaminan dari pemerintah, dengan nilai perkiraan investasi yang dibutuhkan mencapai Rp585,30 miliar.

Bentuk kerja sama pemerintah dalam proyek ini adalah bangun guna serah atau build operate transfer.

Sebelumnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat ada dua proyek dari hasil market sounding atau penawaran pasar, yang kini masuk ke tahapan prakualifikasi lelang.

Eko D. Heripoerwanto menjelaskan dua proyek itu adalah jalan tol, dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

“Untuk proyek dari market sounding yang masuk tahapan prakualifikasi lelang pertama yaitu proyek jalan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap. BPJT sudah melakukan prakualifikasi lelang pada 7 Agustus-14 September 2020,” ujarnya. (BSC)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *