SETELAH aku dikeluarkan dari sekolah akibat kasus yang begitu memalukan keluarga, aku tak pernah bermimpi…
Cerpen Asih Drajad Lumintu: Penantian
SEMBURAT jingga langit senja perlahan memudar. Burung burung terbang kembali ke tempat semula. Sebentar lagi,…
Cerpen Mahan Jamil Hudani: Dia Tak Pernah Berhenti Berlari
SETIAP kali di tengah percakapan kami, ia selalu mengatakan bahwa ia harus berlari lagi. Pada…
Cerpen Indra Rahadian: Sore Itu, di Lembah Anai
KAU bisa saja kehilangan apapun dalam hidupmu, tetapi kau tak boleh kehilangan harapan dalam hatimu….
Cerpen Asih Drajad Lumintu: Riuh Rindu
RINAI hujan baru saja turun, saat senja tanpa pelangi jingga menyapu langit yang kelabu. Seorang…
Cerpen Sulistyo Suparno: Peluru Ketiga
SAKIMAN membuka kaos hitamnya dan menyerahkan senapan angin pada Badrun. Sakiman berdiri di bawah sebatang…
Cerpen Darah Mimpi: Dikejar-kejar Polisi
IA adalah sosok tinggi, berwajah menawan dengan perangai yang tak rupawan. Suaranya lantang, membangunkan pagi…
Cerpen Wahyu Syafi’ul Mubarok: Senyuman di Perempatan
AKU tengah menyibak langkah pelan melawan debu jalanan. Mukaku kusut walaupun tak sekusut bendera partai…
Cerpen Naila Rafa: Perjuangan
SEORANG wanita yang kedua pipinya tampak bulatan kehitaman tegak berdiri di pinggir jalan. Perempuan bernama…
Cerpen Eka S. Saputra: Masjid di Atas Bukit
Azan Magrib belum berkumandang, tapi sudah terdengar senandung salawat di awang-awang. Langit masih lazuardi yang…
Cerpen Risen Dhawuh Abdullah: Utang
SALAH satu yang menjadi tanda bila ibu sedang ada masalah, ialah sakit, meskipun tanda itu…
Malam Masih Panjang, dan Kalian akan Merasa Lapar
Seorang ibu. Empat anak. Satu laki-laki, berumur tiga belas tahun. Tiga perempuan berumur delapan tahun,…
Truk Menuju Kota
AKU menumpang sebuah truk milik perempuan berambut keriting bernama Brenda. Aku tak tahu asal-usul perempuan…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
