Hukrim  

Gubernur Kepri Nurdin Basirun Dituntut 6 Tahun

Nurdin Basirun/NET

LAMANRIAU.COM, JAKARTA – Gubernur Kepulauan Riau nonaktif Nurdin Basirun dituntut 6 tahun penjara enda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jaksa menilai, Nurdin terbukti menerima suap sebesar Rp 45 juta dan SGD 11.000 terkait izin pemanfaatan ruang laut di wilayah Kepulauan Riau. Tujuan pemberian suap itu adalah agar Nurdin Basirun selaku Gubernur Riau menandatangani Surat Izin Prinsip Pemanfaatan Laut atas nama pemohon Kock Meng seluas 6,2 hektare.

“Menyatakan terdakwa Nurdin Basirun telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut,” ucap Jaksa Asri Irawan saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (18/3/2020).

Jaksa juga meminta majelis hakim mencabut hak politik Nurdin selama 5 tahun setelah menjalani masa hukuman.

Nurdin juga dinilai terbukti menerima gratifikasi Rp 4,2 miliar. Uang itu diduga berasal dari pengusaha yang meminta penerbitan izin pemanfaatan ruang laut. (ILC)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *