Kouta Bansos Mahasiswa Kurang Mampu Pemprov Riau Meningkat

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU  Kuota Bantuan sosial (Bansos) pendidikan mahasiswa kurang mampu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau usulan tahun 2020 dan pencairan 2021 meningkat menjadi 2.500 orang, dari sebelumnya hanya 1.422 orang penerima.

“Target kita untuk usulan bansos pendidikan tahun 2020 dan pencairan 2021 minimal 2.500 orang. Karena dibagi rata, jumlah mahaiswa yang lulus seleksi sesuai usulan kampus sampai 3.000-an,” kata Plt Karo Kesra Setdaprov Riau melalui Kasubag Pendidikan, Muhammad Saleh, Sabtu (11/4/2020).

Saleh mengatakan, saat ini tim evaluasi Biro Kesra Riau tengah merekapitulasi proposal mahasiswa yang diusulkan kampus secara kolektif.

“Berkas usulan masih kami rekab. Tapi jika sudah memenuhi kuota akan close. Namun jika belum memenuhi target 2.500 orang, maka kita akan cek mana kampus yang belum memenuhi kuota dalam pengiriman, akan kami meminta kampus menambah jumlah proposal. Mengingat kampus kemarin lockdow karena merebaknya virus Corona, berkas usulan proposal masih d ibawah kuota,” terangnya.

Setelah itu, lanjut dia, pihaknya akan melakukan verifikasi administrasi dan faktual, untuk memastikan bahwa berkas sesuai yang diusulkan kampus.

“Kemudian jika memungkinkan dengan kondisi saat ini kami akan lakukan verifikasi acak ke rumah calon penerima bansos sesuai usulan. Tapi kalau tidak kami akan cari cara lain,” ujarnya.

Di samping itu, pihaknya berharap dengan adanya peningkatan jumlah penerima bansos pendidikan Riau bisa terbantu dan menunjang mahasiswa menyelesaikan studinya.

“Apalagi dengan kondisi sekarang, perekonomian menurun dan harga komoditas anjlok, maka mahasiswa perlu perhatian pemerintah. Alhamdulillah pak Gubernur sangat perhatuan, dengan harapan semakin banyak masyarakat yang sarjana, dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang beriman, berkualitas, dan berdaya saing.

“Kampus juga berharap, karena semakin banyak kampus menerima beasiswa, maka akreditasi kampus itu akan semakin baik. Sebab salah satu instrumen akreditasi itu berapa banyak mahasiswa yang menerima beasiswa,” tukasnya. (MCR)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *