Di Tengah Wabah Corona, Program Padat Karya Tunai Dapat Membantu Petani Lokal

Syahrul Aidi

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Di tengah wabah virus corona yang masih terus mengancam sejumlah daerah, beberapa strategi terus dilakukan.

Begitu juga dengan formula-formula positif yang diperlukan untuk membantu menjaga sektor perekonomian, baik lokal maupun nasional.

Salah satu yang perlu mendapatkan apresiasi adalah program Padat Karya Tunai (PKT). Pasalnya, program ini dinilai dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Apresiasi disampaikan Anggota Komisi V DPR RI, Syahrul Aidi yang menilai kebijakan pemerintah yang akan mengakomodir pembelian karet hasil produksi petani untuk campuran aspal. Kementerian PUPR menggelontokan anggaran sebesar Rp100 miliar melalui program Padat Karya Tunai (PKT).

“Ini tentunya hal positif. Ya ahamdulillah, ini momen yang luar biasa. Saya sangat mengapresiasi langkah ini untuk menangani efek ekonomi dari Covid-19 ini,” tuturnya.

Hal itu juga dinilai dapat berperan positif dalam menjawab kendala ekonomi yang saat ini dialami petani selama pandemi virus Covid-19.

Menurutnya, wabah penyebaran Covid-19 merebak, dirinya pun sudah mengusulkan beberapa kali ke pemerintah di berbagai kesempatan terutama pada rapat kerja dengan Kementerian PUPR, agar pemerintah mengakomodir berbagai produksi komoditas masyarakat untuk diberdayakan sebagai bahan baku pembangunan infrastruktur.

“Sudah kita usulkan dan kita bersyukur bahwa apa yang menjadi gagasan dan ide yang telah dikemukakan dalam rapat beberapa kali dengan PUPR agar pembangunan infrastruktur ini bisa menggunakan bahan baku yang diproduksi oleh masyarakat kita yaitu diantaranya karet. Ini tentunya sangat membantu petani kita,” paparnya lagi. (MCR)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *