Lagi, Satu Keluarga di Bogor Positif Terinfeksi Corona

LAMANRIAU.COM, BOGOR – Satu keluarga yang berjumlah empat orang warga Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor dinyatakan positif terinfeksi corona atau Covid-19. Satu keluarga tersebut terdiri dari laki-laki berusia 12 tahun, perempuan 66 tahun, laki-laki 9 tahun dan perempuan 46 tahun.

Data terbaru ini disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah pada Senin (27/4/2020) malam.

“Betul, warga positif asal Cileungsi itu satu keluarga. Beda keluarga dengan yang sebelumnya,” kata Syarifah mengkonfirmasi, Selasa (28/4/2020).

Ia mengatakan, satu keluarga itu terpapar dari almarhum ayahnya yang meninggal pada Jumat (3/4/2020) dalam status pasien dalam pemantauan (PDP) dan hasil tes Swab baru diketahui hasilnya positif beberapa pekan sesudahnya.

Syarifah menerangkan almarhum suami atau ayah sebelumnya bekerja di salah satu perusahaan swasta di Kota Depok, ketika ia sakit pria berusia 48 tahun tersebut dirawat di salah satu RS swasta di Cileungsi pada Kamis (2/4/2020).

Tidak lama dirawat, pria tersebut meninggal dunia besok harinya dengan keluhan batuk sesak, riwayat diabetes melitus dan dinyatakan sebagai PDP dengan jenazah diperlakukan sebagai kasus infeksi atau Covid-19.

“Dengan keluarnya hasil positif pada almarhum, Tim Satuan Siaga Corona (Sisca) Puskesmas Cileungsi melakukan tracing dan pengambilan sampel uji swab pada keluarganya yaitu istrinya, dua anaknya dan asisten rumah tangga pada Senin kemarin.
Hasil pemeriksaan uji swab atau PCR menunjukkan semua sampel yang diambil positif yaitu istri, anak dan asisten rumah tangga positif Covid-19.

Sebelumnya, Rabu (22/4/2020) satu keluarga terdiri dari ibu dan dua anaknya 4 dan 8 tahun dilaporkan positif terinfeksi Covid-19. Ketiga positif terpapar dari ayahnya yang bekerja di RS Darurat Wisma Atlet, Jakarta, itu sempat menjalani rapid test pada 11 April dan hasilnya negatif.

Data terkini, Covid-19 di Kabupaten Bogor jumlah positif terpapar Covid-19 bertambah 7 pasien baru. Dengan demikian, total jumlah pasien positif berjumlah 112 orang dengan rincian, 89 pasien dalam perawatan, 12 orang telah dinyatakan sembuh, dan pasien meninggal berjumlah 11 orang.

Kemudian, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 920 orang. Di mana, 379 orang di antaranya masih dalam pengawasan, 523 orang sudah sembuh dan 18 orang meninggal dunia. “Satu pasien PDP terkonfirmasi meninggal dunia yaitu perempuan usia 61 tahun asal Kecamatan Sukaraja,” ucap Syarifah.

Terakhir, total orang dalam pemantauan (ODP) virus corona hingga kini jumlahnya mencapai 1.295 orang. Sebanyak 298 orang di antaranya masih dalam pemantauan dan 997 orang sudah sembuh. (BSC)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *