Riau  

Personil Terbatas, Dishub Riau Tugaskan 30 Anggota di Check Point PSBB

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Kendati dengan kondisi keterbatasan personil, Dinas Perhubungan (Dishub) Riau tetap menempatkan 30 petugasnya membantu pemeriksaan di Posko Check Point pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kota Pekanbaru.

Kepala Dishub Riau HM Taufik OH mengatakan, personilnya yang terlibat dalam pelaksanaan PSBB Pekanbaru berjumlah 30 orang itu, ditempatkan di lima pos check point perbatasan. Mereka bekerja dengan sistim pembagian tugas dua shift setiap hari dengan 10 personil.

“Setiap posko itu hanya ada satu orang untuk satu shif, berarti ada lima orang untuk lima pos. Jadi totalnya, ada 10 personil setiap hari yang bekerja dengan dua shif,” kata Taufik, Ahad (3/5/20) di Pekanbaru.

Taufik menjelaskan, setiap petugas akan mendapatkan jeda waktu istirahat dua hari sebelum masuk jadwal shift berikutnya. Para personil dari Bidang LLAJ ini membantu petugas gabungan lainnya untuk memeriksa pintu masuk perbatasan.

“Nah petugas yang bekerja ini terus penuh dan bergantian setiap harinya. Ini terpaksa dilakukan, karena keterbatasan personil tadi,” bebernya.

Terkait rencana PSBB Provinsi yang diusulkan Gubernur Riau H Syamsuar ke Kemenkes, Taufik mengaku pihaknya tentu akan menyiapkan personil lebih banyak lagi di posko check point. Apalagi, tentu jumlah pos check point-nya akan membutuhkan personil lebih banyak lagi untuk pengawasan PSBB di lapangan.

“Kalau PSBB Provinsi disetujui, saya terpaksa menugaskan ASN kita yang ada di bidang-bidang lain, bahkan mungkin yang punya jabatan pun akan saya libatkan. Apa boleh buat, karena untuk memenuhi kuota personil itu,” sebutnya.

Taufik menjelaskan, PSBB Provinsi tentu cakupannya lebih luas lagi dibanding PSBB Kota Pekanbaru saat ini. Pihaknya tentu akan menempatkan personil di check point perbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut) dan Provinsi Jambi.

“Tentu perlu kita tambah anggota yang di BKO-kan, dari bidang lain. Misalnya anggota dari bidang pelayaran, angkutan, UPT pelabuhan dan petugas lainnya,” tutur Taufik. (MCR)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *