BI Sebut Inflasi Tertinggi di Riau Disumbang Oleh Bahan Pangan

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Kepala Divisi Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia (BI) Riau, Teguh Setiadi mengatakan bahwa penyumbang terbesar inflasi Riau bersasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang berbobot 30,35 persen.

Hal tersebut diutarakannya saat melakukan Video Confererence (Vidcon) bersama kabupaten/kota se Provinsi Riau yang berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit.

Ia menyebutkan, komoditas cabai merah, bawang merah, daging ayam ras, telur ayam ras dan beras menjadi komoditas penyumbang terbesar.

“Adapun rincian komoditas utama penyumbang inflasi tersebut yakni beras 3,93 persen, cabai merah 1,19 persen, daging ayam ras 0,95 persen, telur ayam ras 0,87 persen dan bawang merah 0,60 persen,” sambungnya.

Menurut Teguh, Provinsi Riau masih bergantung kepada daerah lain untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan.

“Itu terbukti pada komoditas beras, Riau masih bergantung pada Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut), Jawa Tengah (Jateng), Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Timur (Jatim),” terangnya.

Sedangkan untuk cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, daging ayam, telur ayam, gula pasir dan minyak goreng, Teguh mengatakan Provinsi Riau juga masih memasok dari daerah lain. (MCR)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *