Tak Peduli Aturan, Terakhir Ramadan Diperkirakan Ribuan Orang Keluar Riau Dengan Berbagai Cara

dr Indra Yovi

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU  Juru Bicara (Jubir) Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi mengatakan bahwa sebenarnya kasus positif Covid-19 grafik di Provinsi Riau relatif rata dan penambahannya hanya satu per tiga hari.

“Kalau kita melihat grafik dari jumlah Covid-19 provinsi Riau, kalau seandainya klaster Sukabumi dan Magetan kita keluarkan maka sebenarnya Grafik di Provinsi Riau itu relatif rata,” kata Indra Yovi saat Press Conference di Gedung Daerah.

Tambahnya klaster terbesar di Provinsi Riau adalah klaster tomboro Magetan, klaster magetan Jawa Timur dengan total kasus 38 orang dan Sukabumi dengan jumlah 13 orang

“Dengan kondisi seperti ini, yang harus kita lakukan adalah meningkatkan kewaspadaan terhadap orang yang dari luar Provinsi Riau agar tidak terjadi penyebaran Covid-19,” kata Indra Yovi

Indra Yovi juga mengatakan di hari terakhir puasa Ramadan tidak menutup kemungkinan ada beberapa orang bahkan beberapa ribu orang yang sudah keluar dari Provinsi Riau dengan berbagai cara walaupun sudah ada anjuran untuk tidak mudik.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama karena nantinya mereka akan kembali ke Riau,” tutur Indra Yovi. (MCR)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *