Riau  

Injil Berbahasa Melayu di Google Play Store Bikin Naik Pitam Tokoh ‘Bumi Lancang Kuning’

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Dewan Pimpinan Pusat Laskar Melayu Bersatu (DPP LMB) mendesak Menkominfo dan Subdit Cyber Crime Mabes Polri agar segera menghapus Aplikasi Injil Berbahasa Melayu dari Google Play Store.

Hal ini ditegaskan oleh Datuk Panglima Besar Letjen (Pur) Syarwan Hamid. Pasalnya, Melayu identik dengan Islam.

“Tidak lah dia Melayu jika tidak beragama Islam. Jadi jangan menyebarkan agama kepada orang telah beragama,” tegasnya.

Menurut Datuk Ismail Amir selaku Timbalan Panglima Besar, Aplikasi Injil berbahasa Melayu tersebut bernama “Al Kitab Melayu” dibuat oleh NikanSoft dan telah di unggah ke Goole Play Store.

Beliau meminta agar Gubernur Riau melalui Diskominfo segera menyurati Kominfo dan Subdit Cyber Crime Mabes Polri agar Aplikasi tersebut segera di hapus.

Datuk Juprizal selaku Timbalan I Panglima Besar menegaskan, bahwa Aplikasi injil berbahasa Melayu ini telah menyinggung SARA (Suku Ras dan Agama) dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Melayu, terutama setelah beredar luas di medsos dan WA group.

“Melayu identik dengan Islam. Dalam adat Melayu, Melayu bersendikan syari’at Islam dan Kitab Al-Qur’an. Jadi jangan coba-coba menyusupkan ajaran agama lain ke dalam Adat Melayu,” pungkasnya.

Datuk Juprizal menambahkan, aplikasi tersebut dapat merusak kerukunan umat beragama yang telah terpelihara dengan baik di Indonesia. “Jangan menyebarkan agama ditengah orang yang sudah memeluk agama,” tegasnya.

Selanjutnya Datuk Juprizal menjelaskan, segera DPP LMB akan menyurati Menkominfo dan Subdit Cyber Crime Mabes Polri meminta menghapus aplikasi tersebut dari Google Play Store.

“Lebih cepat dihapus lebih baik guna menghindari timbulnya keresahan yang lebih luas di tengah masyarakat Melayu yang identik dengan agama Islam,” sebutnya. (RGI)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *