Riau  

Berikut Jejak PT ZA, Pemenang Tender Pengembangan Kawasan Masjid Raya Annur

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Meski sempat dievaluasi, Pokja Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Riau tetap memenangkan PT Zarnita Abadi (ZA) sebagai pemegang tender proyek pengembangan kawasan Masjid Raya Annur senilai Rp 21 miliar. Berdasarjan jejak digital, perusahaan asal Aceh ini tengah berperkara di daerahnya.

Baca : Tidak Layak Pokja ULP Riau Loloskan Perusahaan Bermasalah Jadi Pemenang Lelang

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Koalisi Indonesia Bersih (KIB) Provinsi Riau, Haryadi SE mengatakan, pihaknya masih mempertanyakan sikap Pokja ULP Riau yang tak peka terhadap masalah korupsi membelit perusahaan tersebut.

“LSM KIB Riau melakukan tracking terhadap perusahaan PT Zarnita Abadi sebagai pemenang proyek pekerjaan pengembangan kawasan Masjid Raya Annur Provinsi Riau dengan pagu sebesar Rp 21 miliar tahun anggaran 2021,” kata Hariyadi, Selasa 17 Agustus 2021.

Dari hasil tracking tersebut, diketahui bahwa PT Zarnita Abadi dari laman LPSE Provinsi Aceh dalam kurun tahun 2017 memenangkan 7 kegiatan proyek.

Sementara pada tahun 2018, tepatnya tanggal 4 Juni 2018 hingga 3 Juni 2020 PT Zarnita Abadi mendapat sanksi blacklist (Daftar Hitam) dari Dinas PUPR Banda Aceh Nomor :20.9/KPTS/PUPR/2018. Perka nomor 18 tahun 2014 pasal 3 ayat 2 huruf f karena tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak secara bertanggung jawab.

“Berdasarkan pemberitaan media online Aceh, bahwa Direktur PT Zarnita Abadi ditetapkan tersangka oleh Kejari Pidie Jaya pada 23 Februari 2021 dan saat ini sedang berpekara di Pengadilan Tipikor Banda Aceh atas dugaan korupsi pembangunan jembatan Pangwa pada Badan Penanggulangan Bencana Aceh tahun anggaran 2017 dengan pagu sebesar Rp 12 miliar,” terangnya.

Aktivitas perusahaan, menurut Hariyadi lagi, dalam mengikuti tender kegiatan pada instansi pemerintah sejak telah menyelesaikan sanksi blacklist tepat 3 Juni 2020 sampai Agustus 2021, khsusus di laman LPSE Provinsi Aceh tidak ada memenangkan tender.

Sebelumnya, Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas PUPR Riau Syafri Afis dalam sebuah pemberitaan mengaku PT Zarnita Abadi tetap menjadi pilihan Pokja ULP Riau setelah melewati masa sanggah, untuk pekerjaan proyek payung raksasa Masjid Raya Annur Provinsi Riau.

Namun demikian, perusahaan masih harus melewati sanggah banding setelah ada pihak yang melakukan sanggah atas hasil tersebut.

Proyek senilai Rp 21 miliar ini adalah merupakan anggaran terbesar saat pandemi Covid-19 di Provinsi Riau. Proyek dibawah Dinas PUPR Riau ini sudah direncanakan beberapa tahun sebelumnya. ***

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *