Riau  

Sebanyak 6.930 Napi Dapat Remisi, 167 Orang Langsung Bebas

Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, M Lukman (kiri) memberikan remisi kepada Narapidana Rutan Kelas I Pekanbaru.

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Sebanyak 6.930 narapidana yang tersebar pada 16 lapas/rutan di Riau memperoleh remisi umum (RU) Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, dan 167 orang bebas karena masa hukumannya berakhir setelah dikurangi.

Remisi diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, kepada 2 orang perwakilan narapidana yang berasal dari Lapas Pekanbaru dan LPKA Pekanbaru di Gedung Daerah Balai Serindit. Penyerahan remisi seperti ini serentak seluruh Indonesia secara virtual.

“Pelaksanaan dan pengawasan terhadap pemberian remisi ini dilakukan secara selektif, ketat, memegang prinsip kehati-hatian, dan tentunya tidak dipungut biaya,” sebut Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Pujo Harinto, Selasa 17 Agustus 2021.

Narapidana yang diusulkan untuk dapat remisi umum ini juga telah sesuai dengan aturan yang berlaku. Yakni mereka yang berkelakuan baik, telah mengikuti program pembinaan dengan predikat baik dan telah menjalani masa pidana lebih dari 6 bulan.

Pujo berharap pemberian remisi ini dapat memotivasi para narapidana agar dapat berbuat lebih baik dan tidak mengulangi lagi perbuatan melanggar hukum sehingga mampu menjadi manusia mandiri yang bermanfaat bagi dirinya, keluarga dan masyarakat.

Lebih lanjut Pujo menjelaskan, bahwa dari jumlah penghuni lapas/rutan di Riau per tanggal 15 Agustus 2021 adalah sebanyak 13.986 orang yang terdiri dari 11.453 narapidana dan 2.533 tahanan.

Kapasitas hunian hanya sebanyak 4.455 orang sehingga terjadi over kapasitas hunian sebesar 314 persen. Dalam pemberian RU tahun ini, napi di Lapas Pekanbaru menjadi terbanyak mendapatkan remisi, yaitu sebanyak 962 orang.

Disusul Lapas Bengkalis dan Rutan Pekanbaru sebanyak 899 orang. Untuk RU II atau langsung bebas, paling banyak terdapat di Rutan Pekanbaru yaitu sebanyak 44 orang, lalu Lapas Bengkalis sebanyak 28 orang, serta Rutan Dumai sebanyak 25 orang.

Secara nasional, Kemenkumham memberikan remisi kepada 134.430 orang narapidana di seluruh Indonesia, sebanyak 2.491 narapidana diantaranya dapat langsung menghirup udara bebas karena termasuk dalam kategori RU II.

Selain sebagai salah satu hak narapidana yang sudah sewajarnya diberikan, Remisi Umum 2021 turut menghemat pengeluaran negara dengan memangkas anggaran makan narapidana hingga lebih dari Rp. 205 miliar.

Remisi merupakan apresiasi negara atas pencapaian yang sudah dilakukan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) selama menjalani pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (lapas), Rumah Tahanan Negara (rutan), dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). (rri)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *