Riau  

Terkait Unjuk Rasa Tak Patut, MKA LAMR: Kita Inginkan Suasana Riau yang Kondusif

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Datuk Seri Raja Marjohan Yusuf juga turut menyampaikan keresahannya terkait kondisi Provinsi Riau saat ini.

Marjohan Yusuf menegaskan, ia sepakat dengan apa yang telah disampaikan Ketua Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) drh H Chaidir terkait unjuk rasa yang dilakukan sekelompok orang di depan Kantor Kejati Riau itu sangat keterlaluan.

Ia menginginkan Provinsi Riau ini menjadi provinsi yang aman dan kondusif, serta tidak ada gangguan yang memunculkan polemik di masyarakat.

“Saya kira apa yang telah disampaikan Ketua FKPMR sudah cukup jelas, karena kita juga sudah berkomunikasi berkaitan dengan hal tersebut. Pada intinya tentulah kita menginginkan suasana Riau yang sejuk dan kondusif,” jelasnya, Jumat 3 Juni 2022.

MKA LAMR ini mengatakan, kalaupun ada proses penegakan hukum yang sedang berlangsung, maka diberikan wewenang sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk menyelesaikannya.

Terangnya, tidak boleh ada intervensi dan juga seolah-olah mendikte aparat yang berwenang. Apalagi dengan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas atau tidak santun di Negeri Melayu Lancang Kuning ini kepada orang yang dituakan, didahulukan selangkah, ditinggikan seranting.

Ia menginginkan kejadian unjuk rasa tempo hari itu cukuplah sampai di situ saja dan jangan sampai terulang kembali di Provinsi Riau ini.

“Kalau dalam proses penegakan hukum, kita serahkan saja kepada pihak yang berwenang, tapi tidak boleh mengintervensi. Juga seolah-olah mendikte aparat yang berwenang. Apalagi maaf dengan mengeluarkan kata-kata tak pantas, atau tidak santun di Negeri Melayu Lancang Kuning ini,” tuturnya.

“Sekali lagi, cukuplah kejadian kemarin jangan sampai terulang kembali,” tutupnya. ***

Editor: Fahrul Rozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.