BLT Mulai Disalurkan, Pengamat Sebut sebagai Sinyal Menaikan Harga BBM

Pemerintah resmi menaikan harga BBM Subsidi hari ini, Sabtu, 3September 2022 (net)

LAMANRIAU.COM, JAKARTA – Walau pemerintah batal menaikan harga BBM non Subsidi per 1 September 2022, namun banyak pengamat menilai hal itu hanya menunda waktu saja.

Para pengamat menilai, pemerintah diyakini bakal tetap menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Walau saat ini harga minyak dunia sudah turun ke angka 90 dolar AS per barel.

irektur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mencium tanda-tanda yang kuat pemerintah bakal menaikan harga BBM subsidi.

Diantaranya, seperti langkah Presiden Joko Widodo yang mulai menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) sebagai bantuan untuk pengalihan subsidi BBM.
“Saya melihat sinyal kenaikan sudah ada. Tinggal menunggu momen yang pas aja. Lagi pula tidak mungkin misalnya di hari yang sama BBM umum turun, di sisi lain BBM subsidi naik. Jadinya akan membingungkan masyarakat,” kata Mamit kepada wartawan, Jumat, 2 September 2022.

Selain menunggu momen, Mamit memperkirakan proses pengumuman resmi kenaikan BBM bersubsidi juga terkait dengan kesiapan perangkat hukum.

“Mungkin sambil persiapan revisi Perpres 191/2014 terkait dengan kriteria kendaraan penerima BBM subsidi,” katanya.

Untuk BBM non-subsidi yang harganya turun, Mamit menuturkan pemerintah menggunakan acuan MOPS (Mean of Platts Singapore) untuk menentukan harga patokan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam negeri.

MOPS adalah rata-rata dari serangkaian penilaian harga produk minyak berbasis di Singapura yang diterbitkan oleh Platts.

“Sebagai BBM umum memang sudah seharusnya harganya mengikuti perkembangan harga minyak dunia. Beberapa waktu yang lalu kan ketiga produk ini mengalami kenaikan harga ya. Makanya saat ini ketika harga MOPS rata-rata turun maka harus menyesuaikan dengan keekonomiannya. Formulasi dihitung berdasarkan Kepmen ESDM 62/2020,” ucap Mamit.

Redaktur: Denni Risman – Sumber: pikiranrakyat