LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali melanda sejumlah daerah di Pulau Sumatra. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat, hari ini hotspot (titik panas) di pulau Andalas itu tembus 1.492 hotspot. Angka ini melonjak drastis dibanding data hotspot sepekan belakangan.
Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru, Mohamad Ibnu, mengatakan hotspot terbanyak terdeteksi di provinsi Sumatra Selatan, yakni mencapai 1.117 titik. Disusul Lampung 150 titik, dan Riau 114 titik.
“Sisanya tersebar di Jambi 58 titik, Bangka Belitung 30 titik, Sumatera Barat 13 titik, Sumatera Utara 8 titik, dan Bengkulu 2 titik,” ujar Mohamad Ibnu, Sabtu 30September 2023.
Ia menjelaskan, khusus di Riau, 114 hotspot tersebar di tujuh kabupaten. Sebarannya, di Indragiri Hulu 44 titik, Indragiri Hilir 37 titik, Rokan Hulu 17 titik, serta Kuantan Singingi 7 titik.
“Kemudian di Kabupaten Pelalawan sebanyak 5 titik, Kabupaten Rokan Hilir 3 titik dan Kampar 1 titik,” ucapnya
Dari jumlah tersebut lima titik diantaranya berada di level tinggi yang berarti di wilayah tersebut ada aktivitas kebakaran hutan dan lahan.
“Lima titik tersebut berada di Kabupaten Indragiri Hulu 2 titik, yakni di Kecamatan Batang Peranap, kemudian 1 titik di Kabupaten Indragiri Hilir, tepatnya di Kecamatan Gaung. Kemudian dua titik lainnya berada di Kabupaten Rokan Hulu tepatnya di Kecamatan Rambah. Selebihnya berada di level rendah dan sedang,” pungkasnya.
BMKG terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Suhu udara Riau hari ini berada di angka 22.0 – 34.0 °C dengan kelembapan Udara 55 – 98 %. Sementara arah angin berhembus ke Tenggara – Barat dengan kecepatan 10 – 30 Km/jam. ***
Editor: Fahrul Rozi/Amrin Hakim






