Riau  

Program Bangga Kencana Provinsi Riau Dievaluasi Melalui Rakorda

Waka II BAZNAS Provinsi Riau, Jamaluddin menyerahkan bantuan Baznas secara simbolis kepada penerima melalui program Genting saat Rakorda Bangga Kencana, Kamis (24/7/2025).

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Program Bangga Kencana Provinsi Riau tahun 2025 dievaluasi melalui Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tingkat Provinsi Riau Tahun 2025, Kamis 24 Juli 2025 di Balai Serindit, Kediaman Gubernur Riau.

Rakorda dibuka Gubernur Riau diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, (P3AP2KB), Fariza.

Fariza mengatakan Forum Rakorda ini sangat strategis. Selain sebagai ajang koordinasi, forum ini juga merupakan momentum evaluasi dan penyatuan langkah, dalam mensukseskan tema besar, yaitu: “Quick Win Kemendukbangga/BKKBN untuk Indonesia Emas 2045 dan Riau yang Berbudaya Melayu, Dinamis, Ekologis, Agamis dan Maju (BEDELAU)”.

“Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan arah pembangunan yang nyata. Kita semua tahu bahwa untuk menuju Indonesia Emas 2045, diperlukan pondasi yang kuat. Dan pondasi itu bernama keluarga. Keluarga adalah tempat pertama anak-anak belajar, tumbuh, dan dibentuk karakternya. Keluarga yang kuat akan melahirkan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Diakui, hari ini Riau dihadapkan pada tantangan besar, Prevalensi stunting meningkat drastis dari 13,6% pada tahun 2023 menjadi 20,1% pada tahun 2024 merupakan kenaikan tertinggi secara nasional.

“Ini adalah alarm keras bagi kita semua. Bahwa pendekatan yang selama ini dijalankan belum menyatu, belum optimal, belum menyentuh akar persoalan,” lanjutnya.

Diakui, Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen penuh mendukung upaya penurunan stunting. Namun, tidak bisa berjalan sendiri. “Kami berharap Rakorda ini menjadi forum penyatuan arah, penguatan strategi, dan revitalisasi komitmen bersama. Dari provinsi hingga ke lini lapangan, mari kita hadirkan kerja nyata untuk rakyat,” ajaknya.

Sebelumnya Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Mhd. Irzal melaporkan bahwa tujuan dari Rakorda adalah mengevaluasi capaian kinerja Perwakilan BKKBN Provinsi Riau tahun berjalan, menyusun strategi dan arah kebijakan untuk tahun berjalan dan tahun berikutnya, memperkuat sinergi antara provinsi, kabupaten/kota dan mitra strategis dalam pembangunan keluarga dan kependudukan, mendorong percepatan implementasi program Quick Win kementerian/badan serta mengidentifikasi inovasi dan best practices di tingkat daerah untuk direplikasi secara nasional.

“Hasil yang diharapkan dari Rakorda adalah terumuskannya rekomendasi strategis pembangunan kependudukan dan keluarga di Provinsi Riau, terintegrasinya program Quick Win dalam rencana kerja Kementerian/badan dan unit pelaksana di Provinsi dan Kabupaten/Kota, terbangunnya komitmen dan rencana aksi bersama Provinsi dan Kabupaten/Kota serta teridentifikasinya inovasi-inovasi pelayanan keluarga di tingkat lapangan,” urainya.

Tampil sebagai Keynote Speaker Sekretaris Menteri Kemendukbangga RI. Pembukaan dirangkaikan dengan penyerahan bantuan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) dari Baznas Provinsi Riau yang diserahkan Waka II BAZNAS Provinsi Riau, Jamaluddin. ***

Editor: Fahrul Rozi

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews