LAMANRIAU.COM – Tomat termasuk tanaman buah yang banyak ditanam di segala dataran. Umurnya dalam satu musim, hanya 4 bulan saja. Tanaman tomat bisa tumbuh di segala media. Mulai dari lahan sawah, tegal, pekarangan, sampai pekarangan rumah yang terbatas.
Budidaya tanam tomat bisa melalui metode tanaman buah dalam pot (tabulampot) atau sistem hidroponik.
Pilih Biji Tomat
Ada 2 jenis tanaman tomat, yaitu:
– Determinate, tumbuh tegak ke atas dan cepat berbuah, daur hidupnya singkat.
– Indeterminate, tumbuh merambat dan mirip seperti tanaman anggur, daur hidupnya lebih lama.
Mulai Menebar Benih
Taruh 2 – 3 biji tomat di dalam pot kemudian tutup dengan tanah agar tanaman tomat bisa tumbuh dengan mudah. Biarkan biji selama satu minggu. Jangan lupa untuk menyiram pot dengan sedikit air agar kelembapannya tetap terjaga.
Sesekali kamu boleh menyimpan pot tomat di bawah sinar matahari langsung selama beberapa jam. Namun, setelah itu letakkan pot kembali di tempat yang teduh atau hangat.
Pindahkan ke Kebun
Cara selanjutnya adalah jika tomat sudah tumbuh sekitar 4 – 5 cm, maka bisa dipindahkan ke kebun. Hindari memangkas daun-daun tanaman tomat. Jangan lupa untuk tetap menyiram tanaman tomat secara teratur.
Cara penanaman tomat seperti di atas mempunyai banyak keuntungan, lho. Selain bisa dijadikan lahan bisnis, biji tomat pun bisa kamu manfaatkan sebagai cinderamata pernikahan.
Bisnis budidaya tomat ini cocok dijalankan oleh semua orang apalagi ibu rumah tangga.
Selain segar, ternyata tomat memiliki berbagai keuntungan bagi kesehatan. Sebagai contoh, menanam tomat di polybag menurut Dr. Edward Giovannucci dari Harvard University School of Public Health, bisa menjaga kesehatan tubuh.
Memakan tomat lebih dari dua kali setiap minggu dapat mengurangi risiko kanker prostat dari 21% hingga 43%. Kandungan likopen pada tomat mampu membantu melindungi perempuan dari cervical dysplasia. Istilah kedokteran atas kehadiran berbagai perubahan prakanker dari sel-sel yang membentuk lapisan dalam dari leher rahim, mulut rahim ke dalam kandungan.
Karena itu, kandungan likopen pada tomat mampu mengurangi risiko kanker payudara, rahim, dan paru-paru. Selain itu, likopen juga disebut-sebut mampu mengurangi risiko penyakit jantung.
Patokan harga untuk budidaya tomat dapat dibuat dalam hitungan per kg dimana harga mulai dari 4 – 5 ribu rupiah. Ini tergantung dari harga tomat yang ada di pasaran dan juga tergantung varietas tomat yang ada.
Sementara itu, di beberapa negara yang pertaniannya maju, cara penanaman tomat di dalam pot ini sering digunakan sebagai souvenir pada berbagai acara. Biasanya dipilih jenis tomat yang berukuran mini, misalnya tomat ceri. Tentu saja, tanaman dalam pot tersebut dikemas dengan rapi dan cantik. Tanaman ini dapat diberikan pada orang yang dianggap spesial pada hari yang istimewa. ***






