Curah Hujan Masih Normal, Waspadai Banjir Bandang dari Sungai-sungai Kecil

Kalaksa BPBD Kuansing, Yulizar

LAMANRIAU.COM, TELUKKUANTAN – Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa 10 hari ke depan ini tingkat curah hujan di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) masih akan berada pada level normal dan di atas normal. Terkait hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melakukan tindakan antisipasi, mulai dari melakukan imbauan kepada masyarakat supaya waspada, hingga melakukan pemantauan di tiang pengukuran ketinggian air sungai Kuantan yang ada di Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan.

Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuansing, Yulizar dalam perbincangannya dengan LamanRiau.Com, Selasa 23 Desember 2025 di kantornya. Pihaknya, kata Yulizar, mengimbau masyarakat supaya berhati-hati dengan fenomena perubahan cuaca ekstrim belakangan ini.

Yulizar menyampaikan potensi-potensi gangguan yang terjadi yang perlu diwaspadai. Salah satu contoh yakni banjir bandang yang ada di sungai-sungai kecil yang ada di Kabupaten Kuansing. Mulai dari Batang Ulo di Hulu Kuantan, Muara Tiu di Pucuk Rantau, kemudian Sungai Petapahan di Gunung Toar, Rambahan di Logas Tanah Darat, serta Sungai Kukok di Benai.

Sekarang ini fenomenanya, kata Yulizar, justru sungai-sungai kecil atau anak-anak sungai inilah yang kerap menimbulkan korban baik materi maupun korban jiwa dibanding Batang Kuantan, karena datangnya yang mendadak sehingga masyarakat tidak siap. Seperti di Sungai Petapahan, dulunya setiap kali hujan biasanya di bawah itu akan terjadi banjir bandang. Walaupun itu hanya satu jam, pasti banjir di bawah itu.

“Nah, sekarang kan sudah dilakukan pengerukan waduk itu, 185 x 200 meter, walaupun mungkin baru sekitar 90 persen selesai, namun kita lihat saat beberapa kali hujan deras, kan tidak ada lagi masalah kan. Aman,” ujarnya.

Hal ini, menurut Yulizar, sesuai arahan yang disampaikan Bupati Suhardiman Amby pada rapat koordinasi bersama Forkopimda pada pagi harinya di Ruang Rapat Multimedia Kantor Bupati. Dalam Rakor yang juga dihadiri Sekda Zulkarnain, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta camat Sekabupaten Kuansing itu, Bupati Suhardiman Amby menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi bencana banjir, terutama di wilayah rawan. ***shr

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews