LAMANRIAU.COM, TELUKKUANTAN – Selama pelaksanaan MTQ Provinsi Riau ke-44, 26 Juni – 3 Juli 2026, setiap hari nantinya tenaga medis akan mengunjungi pemondokan kafilah masing-masing kabupaten/kota, guna melakukan pengecekan kondisi kesehatan para kafilah. Langkah ini guna memastikan kondisi kesehatan kafilah semua kabupaten/kota, terutama peserta lomba, berada dalam kondisi baik.
Untuk mendukung ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) telah menyiapkan mengatakan satu unit Puskesmas Keliling yang akan mobile setiap harinya ke pemondokan kafilah kabupaten/kota.
“Jadi, tim medis akan melakukan pengecekan setiap harinya,” kata Kadis Kesehatan Kabupaten Kuansing, Aswandi kepada wartawan.
Selama pelaksanaan MTQ Provinsi ini nantinya, kata Aswandi, pihaknya akan menerjunkan puluhan tenaga medis dan lima unit mobil ambulance. Khusus pada acara pembukaan MTQ Riau yang waktunya berbarengan dengan Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa Telukkuantan, 27-29 Juni 2026, Dinas Kesehatan Kuansing akan mengerahkan 60 orang tenaga medis.
Selain itu, katanya, juga disiapkan lima unit mobil ambulans yang disiagakan di lokasi. “Di hari pembukaan itu saja, ada 60 orang tenaga medis dan lima unit ambulance yang kita siapkan,” kata Aswandi.
Dinas Kesehatan, kata Aswandi, juga membuka posko 24 jam selama MTQ Riau. Posko kesehatan ini akan dipusatkan di kawasan Astaqa Utama MTQ Riau dan Puskesmas Telukkuantan.
Selain itu, Aswandi juga sudah mengeluarkan instruksi agar fasilitas-fasilitas kesehatan yakni Puskesmas-Puskesmas Telukkuantan arah Lubukjambi, Telukkuantan arah Pekanbaru dan Telukkuantan arah ke Rengat, agar standby 24 jam. Ini sebagai langkah antisipasi, sebab pada pelaksanaan MTQ Riau dan pacu jalur berlangsung nantinya, aktivitas masyarakat dari ketiga titik tersebut menuju arah Kota Telukkuantan akan tinggi.
“Untuk itu puskesmas dan tim medis diminta standby dan siap memberikan pertolongan kapan saja bila ada kecelakaan lalu lintas terjadi,” ulasnya. ***(shr/inf)






