Konektifitas Udara di Inhu Kembali di Buka, Wings Air Layani Penerbangan Batam-Japura-Batam

Penerbangan Wings Air rute Batam–Rengat–Batam akan beroperasi tiga kali dalam seminggu.

LAMANRIAU.COM, RENGAT – Masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu kini memiliki akses transportasi udara yang lebih mudah dan cepat. Hal ini ditandai dengan beroperasinya penerbangan perdana Wings Air rute Batam–Rengat–Batam yang disambut langsung oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu di Bandara Japura, Kecamatan Lirik, Selasa 23 Juni 2026.

Penerbangan perdana tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya membuka kembali konektivitas udara di Kabupaten Indragiri Hulu sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Sumatera.

Kegiatan penyambutan dihadiri Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu Zulfahmi Adrian, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Kepala UPBU Kelas III Japura-Rengat, Yoga Komala, menyampaikan bahwa kehadiran rute penerbangan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar arus barang dan jasa, serta mendukung pengembangan ekonomi daerah.

“Transportasi udara memiliki peran penting dalam mempercepat konektivitas antarwilayah. Kehadiran rute Batam–Rengat–Batam diharapkan mampu membuka peluang yang lebih luas bagi sektor perdagangan, investasi, pariwisata, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya,” ujarnya.

Momen bersejarah tersebut ditandai dengan mendaratnya pesawat Wings Air ATR 72-500/600 dari Batam di Bandara Japura. Kedatangan pesawat disambut dengan prosesi pemasangan tanjak kepada pilot, kopilot, dan awak kabin sebagai simbol penghormatan serta wujud pelestarian budaya Melayu.

Dalam sambutannya, Bupati Ade Agus Hartanto mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya kembali layanan penerbangan komersial yang telah lama menjadi harapan masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu.

“Alhamdulillah, hari ini menjadi momentum yang sangat membahagiakan bagi masyarakat Indragiri Hulu. Kehadiran kembali transportasi udara merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan komitmen bersama dalam menghadirkan layanan transportasi yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Menurutnya, Bandara Japura memiliki posisi strategis karena tidak hanya melayani masyarakat Indragiri Hulu, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dari daerah sekitar seperti Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Pelalawan hingga wilayah perbatasan Provinsi Jambi.

Bupati juga berharap keberadaan rute penerbangan ini menjadi pemicu meningkatnya arus investasi dan aktivitas ekonomi di Kabupaten Indragiri Hulu. Semakin mudah akses menuju suatu daerah, semakin besar pula peluang bagi investor, pelaku usaha, maupun wisatawan untuk datang dan beraktivitas.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan penerbangan, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu turut menyediakan berbagai fasilitas bagi penumpang, mulai dari layanan parkir gratis, parkir inap gratis, hingga transportasi darat gratis bagi penumpang yang menuju wilayah sekitar Bandara Japura.

Penerbangan Wings Air rute Batam–Rengat–Batam akan beroperasi tiga kali dalam seminggu menggunakan pesawat ATR 72-500/600 berkapasitas maksimal 72 penumpang dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.

Pada penerbangan perdana, pesawat yang tiba dari Batam membawa 10 penumpang, sementara penerbangan Rengat menuju Batam mengangkut 63 penumpang.

Kehadiran kembali penerbangan komersial di Bandara Japura menjadi harapan baru bagi masyarakat. Selain mempermudah perjalanan, rute ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas peluang usaha, dan membawa Indragiri Hulu semakin maju serta terhubung dengan berbagai daerah lainnya. ***

Editor: Fahrul Rozi/Penulis: Asrul Hadi

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews