Produksi Dipangkas, Harga Minyak Menguat

LAMANRIAU.COM, TEXAS – Harga minyak mentah dunia terus menguat pada hari Jumat (24/4/2020) seiring dengan pengurangan produksi yang dilakukan kilang minyak di AS dan Kanada untuk mengimbangi melemahnya permintaan minyak mentah.

Harga minyak mentah AS jenis West Texas Intermediate (WTI) naik 2,67 persen ke US$ 16,94 per barel, setelah sempat naik hingga 20 persen di sesi sebelumnya. Harga minyak Brent naik 1,5 persen ke US$ 21,65 per barel.

Sejumlah perusahaan migas di AS dan Kanada mengurangi produksi dipicu oleh anjloknya harga minyak mentah dunia ke teritori negatif Senin lalu.

Kapasitas penyimpanan kilang minyak di seluruh dunia hampir penuh. Keputusan OPEC dan Rusia untuk mengurangi produksi minyak sebesar 9,7 juta bph tidak mampu mengimbangi melemahnya permintaan.

Harga minyak dunia pada Jumat menguat setelah British Petroleum (BP) di Azerbaijan dikabarkan akan memangkas produksi untuk pertama kalinya bulan depan. Kejadian ini adalah kejadian langka.

Big Oil, sebutan untuk enam perusahaan migas terbuka terbesar di dunia, biasanya dikecualikan dari kesepakatan OPEC. Namun, dengan adanya kejadian minyak menyentuh harga negatif awal pekan ini, maka diperlukan langkah-langkah drastis.

Rusia berencana memangkas separuh ekspor minyak dari Laut Baltik dan Laut Hitam sebagai bagian dari kesepakatan dengan OPEC.

Continental Resources Inc, produsen minyak terbesar di North Dakota, AS telah menghentikan sebagian besar produksinya di AS. (BSC)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *