Hukrim  

KPK Periksa Eks Ajudan Bupati Bengkalis

Ali Fikri

LAMANRIAU.COM, JAKARTA – Eks ajudan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, Azrul Nor Manurung, dipanggil KPK untuk diperiksa terkait kasus dugaan korupsi proyek multiyears Jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis.

Azrul akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Bupati nonaktif Bengkalis, Amril Mukminin.

“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jakarta, Selasa (17/3/2020).

Secara paralel, lembaga antirasuah juga memanggil saksi dari Konsultan PT Andalan Utama Perkasa, Marjohan, untuk diperiksa terkait kasus proyek jalan lainnya di Bengkalis.

“Yang bersangkutan akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Handoko Setiono,” ujar Ali.

Dalam perkara ini, Amril Mukminin diduga telah menerima Rp2,5 miliar sebelum menjabat sebagai Bupati Bengkalis. Uang tersebut disinyalir untuk memuluskan anggaran proyek multiyears peningkatan Jalan Duri-Sei Pakning tahun 2017-2019.

Amril kembali menerima uang dari pihak PT CGA sebesar Rp3,1 miliar dalam bentuk dollar Singapura ketika menjabat Bupati Bengkalis. Uang tersebut diberikan pihak PT CGA ke Amril dalam rentang waktu Juni dan Juli 2017.

Terbaru, KPK menetapkan 10 tersangka lainnya terkait korupsi jalan di Bengkalis. Mereka adalah M Nasir selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Tirtha Adhi Kazmi selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), serta delapan kontraktor yaitu Handoko Setiono, Melia Boentaran, I Ketut Surbawa, Petrus Edy Susanto, Didiet Hadianto, Firjan Taufa, Victor Sitorus, dan Suryadi Halim alias Tando. (ILC)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *