Terima Bantuan Dari China, Ganjar Kaget Baca Tulisan di Kemasan ‘Made In Indonesia’

Ganjar Pranowo/NET

LAMANRIAU.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima bantuan 10.000 alat pelindung diri (APD) berupa pakaian dekontaminasi (hazardous materials) dari China.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan, APD akan  didistribusikan secara bertahap ke 61 rumah sakit di Provinsi Jawa Tengah, termasuk yang menjadi rujukan penanganan virus corona (Covid-19).

“Dari semalam sudah (mulai didistribusikan) karena semua daftar rumah sakit sudah ada. Daftarnya sesuai kebutuhan dan kapasitasnya, sekarang mulai diambil satu per satu, mudah-mudahan hari ini sudah bisa mengambil semua,” ujar Ganjar yang menyaksikan sendiri proses distribusi APD di Wisma Perdamaian Semarang.

Wisma Perdamaian Semarang dijadikan gudang logistik dalam masa penanganan Covid-19.

Ada yang menarik saat Ganjar memperhatikan kemasan APD pakaian dekontaminasi (hazardous materials) yang dikirim dari China itu. Tertera ‘Made in Indonesia’ di kardus APD.

Ganjar langsung menunjukkannya kepada media.

“Yang menarik, ini diambil dari China, ternyata ini ‘made in Indonesia’. Ini sesuatu produk yang luar biasa, semoga ini jadi pembelajaran. Meskipun saya tidak bisa baca (bahasa Mandarin) ini, saya bisa membaca yang ini, ‘made in Indonesia’,” ujar Ganjar.

Selain APD, pemerintah pusat akan mendistribusikan rapid test untuk Pemprov Jateng. Namun, sampai sekarang dia belum mendapat kepastian berapa jumlah rapid test yang bakal dikirim ke wilayahnya.

Ganjar juga membuka pintu selebar-lebarnya jika masyarakat hendak memberikan donasi, khususnya alat pelindung diri.

“Nanti kalau masyarakat mau bantu tidak apa-apa, langsung dikirim ke Dinkes atau kantor Pemprov,” katanya. (RMO)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *