LAMANRIAU.COM, BOGOR – Badan Kerja Sama Gereja-gereja (BKSG) Kabupaten Bogor dan Gerakan Muda Penerus Bangsa (GMPB) melakukan aksi solidaritas penanganan Covid-19 dengan menyalurkan alat pelindung diri (APD) dan takjil.
Ketua Umum GMPB Albert Martinus menuturkan, bantuan yang diberikan adalah alat Pelindung Diri (APD) berupa baju hazmat kepada tenaga medis Puskesmas Citeureup.
Selain APD, mereka juga memberikan bantuan masker kepada masyarakat Citeureup yang membutuhkan. Selain itu menyemprot cairan disinfektan ke rumah penduduk hingga angkutan perkotaan yang melintas di wilayah itu.
“Kegiatan kita akhiri dengan membagi-bagikan takjil ke pengguna jalan,” ujar Albert dalam keterangannya Minggu (26/4/2020).
Menurut Albert, aksi solidaritas ini untuk membantu masyarakat dalam mencegah penularan Covid-19, tanpa memandang agama, strata sosial dan lainnya. Ia mengajak agar seluruh masyarakat luas untuk saling membantu orang yang membutuhkan pertolongan.
“Kami berharap aksi seperti diikuti oleh organisasi, komunitas atau kelompok masyarakat lainnya untuk menolong sesama di tengah pandemi Covid-19,” kata dia.
Ia menambahkan, aksi ini tidak hanya dilakukan di Kabupaten Bogor namun juga di Karawang dan Cikarang. Kegiatan sosial, lanjut Albert, akan terus berlanjut di daerah lainnya.
“Kita mobil, dan kita akan masuk ke daerah atau tempat yang masyarakatnya belum banyak menggunakan masker, belum disemprot dan lainnya,” papar Albert. (BSC)






