Firdaus Pembohong! Katanya Sebelum Puasa Masyarakat Mau Dibantu Sembako, Mana?

Wako Pekanbaru, DR Firdaus ST MT

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Sudah memasuki hari ke-10 sejak ditetapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Pekanbaru, namun bantuan sosial (Bansos) yang dijanjikan Pemko Pekanbaru tak kunjung turun.

“Pemko pembohong! Katanya sebelum puasa masyarakat mau dibantu sembako. Buktinya mana? Apakah puasa tahun depan ya,” cetus Suherman, anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Hanura NasDem, seperti dilansir beritariau.com, Kamis (23/04/2020).

Dari hasil kunjungannya bersama Camat serta kepala daerah belum lama ini akan menyalurkan Bansos berupa paket sembako bagi warga yang terdampak Covid-19 di Kota Pekanbaru sebelum memasuki bulan Ramadan.

“Sekarang kemana pergi bantuannya itu. Masyarakat menuntut sama kami sebagai wakil mereka di parlemen ini, mempertanyakan bantuan tadi,” bebernya.

DPRD Pekanbaru sudah menyepakati menggeser anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kota Pekanbaru dialihkan Rp9 miliar lebih dari semula Rp6,2 miliar. Pergeseran itu diluar anggaran dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko yang jika diakumulasikan menjadi Rp115 miliar.

“Kepala daerah main bola panas, seolah-olah kami dapat bebannya. Kalau memang tidak ada duit, bilang dari awal tidak ada. Jadi masyarakat tidak berharap dan menunggu,” cetusnya.

Apalagi masalah pendataan itu, DPRD bahkan sudah mengawal proses tersebut di tingkat RT/RW hingga Kecamatan. Masyarakat saat ini memikirkan bantuan yang tak datang-datang ditengah wabah Covid-19 di Kota Pekanbaru.

“Jadi data mana lagi yang nggak valid? Tak usahlah banyak alasan Pemko ini. Pemprov Riau saja sudah turun Rp300 ribu per KK. Kalau bicara data nggak valid, udah bosan kita dengarnya. Pemko tanggungjawablah. Kemana anggaran untuk penanganan Covid-19 itu,” ungkapnya kesal. (BRC)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *