Hasil Swab Pertama, 9 Pasien Positif Virus Corona di Riau Dinyatakan Negatif

dr Indra Yopi

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Dari 23 pasien positif virus Corona (Covid-19) di Riau yang masih dirawat rumah sakit rujukan, 9 pasien diantaranya hasil swab pertama sudah dinyatakan negatif Covid-19.

Demikian diutarakan Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi didampingi Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Riau, Gedung Daerah Pekanbaru, Rabu (28/4/2020).

“Ada 23 pasien positif yang masih dirawat, 9 diantaranya hasil swab pertama sudah negatif, dan kita tinggal menunggu hasil swab kedua. Artinya dalam dua hari kedepan Insya Allah akan bertambah lagi pasien positif yang dinyatakan sembuh,” kata Indra Yovi.

Karena itu, Yovi yakin jika trand hasil swab seperti itu (negatif), maka jumlah kasus positif di Riau tidak begitu banyak lagi kedepannya. Sehingga jumlah pasien positif bisa seimbang dengan jumlah pasien negatif atau sembuh.

“Artinya dibanding beberapa wilayah di Indonesia, upaya yang dilakukan Pemprov Riau nampaknya bisa dikatakan stabil. Dimana Provinsi Riau memberi kebijakan sedikit berbeda dalam penanganan pasien positif Covid-19,” ujarnya.

Kebijakan berbeda yang dimaksud Yovi adalah, dimana bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) wajib dirawat di rumah sakit.

“PDP tidak boleh dibiarkan pulang dengan isolasi mandiri di rumah sebelum hasil swab benar-benar dinyatakan negatif Covid-19. Karena kalau dibiarkan di rumah, maka resiko menularkan ke orang lain sangat besar,” terangnya.

“Mungkin hal ini memberikan manfaat dalam penanganan PDP, sehingga jumlah pasien positif di Riau tidak meningkat tajam meski Labor di RSUD Arifin Achmad sudah dioperasikan. Artinya jumlah pasien positif Covid-19 di Riau masih bisa dikendalikan atau dikontrol,” tutupnya.

Untuk diketahui di Riau terdapat 41 kasus positif Covid-19 dengan keterangan, 23 pasien masih dirawat, 14 pasien sembuh dan 4 pasien meninggal dunia.

Kemudian ada 249 PDP yang masih dirawat, 285 PDP negatif Covid-19 dan dipulangkan, dan 82 PDP meninggal dunia. Selanjutnya 13.384 ODP dalam pemantauan dan 37.778 ODP sudah selesai pemantauan. (MCR)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *