Kerja 24 Jam, Hasil Swab Ditargetkan Kelar 2 Hari

dr Nuzelly Husnedy

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Sejak bisa difungsikan, hingga hari ini, tiga alat Polymerase Chain Reaction (PCR) yang ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad telah mampu menguji 150 sampel.

Artinya, dibandingkan dengan proses menunggu hasil swab Litbangkes, Jakarta. Harus menunggu berminggu-minggu. Maka, saat ini hasilnya sudah bisa diketahui tiga hingga lima hari.

”Alhamdulillah, target kita mempercepat hasilnya keluar. Sudah dapat dicapai. Dalam waktu tiga hingga lima hari,” terang Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, dr Nuzelly Husnedy.

Sedangkan, sejak tiga alat Polymerase Chain Reaction (PCR), milik Dinas Peternakan, milik Pemprov dan milik BPOM dapat difungsikan. Hasilnya sudah bisa diketahui tiga hingga lima hari.

”Jadi, saat ini dengan keberadaan tiga alat PCR. Kita sudah dapat menguji 150 sampel,” ungkap dia.

Maka, selanjutnya, target mempercepat hasil tes swab dapat diketahui untuk dua hingga tiga hari kedepan.

Jumlah 150 sampel itu, sebut Nuzelly, didapatkan dengan pola kerja tim dokter dibagi menjadi tiga shif.

Sif pertama, sebut dia, dilakukan dari pukul 19.00 WIB, hingga pukul 2.00 WIB. Selanjutnya, shif berikutnya sampai pukul 7.00 WIB.

”Dengan percepatan didapat hasil tes ini maka tim dokter akan dapat maksimal mendapatkan hasil. Mari kita do’akan tim dokter dapat bekerja maksimal. Agar upaya memutus mata rantai Covid-19 di Riau segera dapat kita tanggulangi. Artinya, tim dokter di Laboratorium kita bekerja 24 jam. Dari sif, malam paginya tenaga medis juga dapat ikut berpuasa,” kata dia. (MCR)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *