Penghapusan Denda Pajak Motor Saat Pandemi Corona Berhasil Tingkatkan Pendapatan Daerah

Gubri Syamsuar

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Gubernur Riau Syamsuar mengakui kebijakan insentif berupa pembebasan denda keterlambatan pajak kendaraan bermotor hingga 29 Mei 2020 yang lalu berhasil meningkatkan Pendapatan Pajak Motor Daerah.

Hingga 30 Mei 2020 jumlah pokok pajak kendaraan bermotor yang terkumpul sebesar Rp 23.884.408.000.

Keringanan bagi wajib pajak daerah yang mendapatkan potongan denda keterlambatan akibat tidak membayar pajak motor yang jatuh tempo pada sebelumnya, diakui Gubernur Riau mendorong masyarakat Riau membayar pajak mebih baik dibandingkan kwartal pertama di tahun 2020.

Gubernur Riau mengaku, menyusun kebijakan tersebut di masa pandemi Covid-19 agar pemerintah tetap dapat berjalan mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan tidak terlalu membebankan denda kepada wajib pajak yang sudah jatuh tempo dan cukup hanya membayar pokok pajak hingga 29 Mei 2020 lalu.

“Pendapatan dari sektor pajak motor memang kita beri keringanan dengan membebaskan denda keterlambatan bayar pajak dan cukup membayar pokoknya saja,” terang Syamsuar.

Sementara itu, Plt Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi menjelaskan, kebijakan yang diberikan kepada wajib pajak daerah khusus kendaraan bermotor untuk membantu pemerintah mengisi kas daerah dengan hanya membayar pokok pajaknya saja dan denda keterlambatan dihilangkan yang berakhir pada 29 Mei 2020 lalu.

Untuk jumlah pokok pajak kendaraan bermotor yang di bayar wajib pajak dari 12 kabupaten/kota se-Riau sebesar Rp 23.884.408.000.

Dan jumlah keringanan denda pajak yang di berikan dari 12 kabupaten/kota se-Riau sebesar Rp 6.057.244.061 untuk 25.687 unit kendaraan bermotor.

“Alhamdulillah minat warga Riau dalam membayar pajak masih tinggi dengan adanya program dihilangkannya denda keterlambatan pajak motor yang berlaku hingga 29 Mei 2020 yang lalu,” ucap Asisten III Setdaprov Riau Syahrial Abdi. (MCR)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *