Bertambah Dua Pasien, DBD di Pekanbaru Capai 470 Kasus

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Memasuki musim hujan membuat perkembangbiakan nyamuk semakin meningkat dan memacu bertambahnya pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) Kota Pekanbaru sebanyak dua orang. Total, saat ini tercatat oleh Dxinas Kesehatan sebanyak 470 kasus, Selasa 20 Oktober 2020.

“Minggu lalu ada 464 kasus. Bertambah dua kasus,” ujar Sekretaris Diskes Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy.

Namun, pasien yang masih dalam perawatan hanya dua orang saja. Selebihnya sudah sembuh. Pasien meninggal satu orang pada awal tahun lalu.

Baca: Maisel Fidayesi: Cegah DBD dengan Menjaga Kebersihan Lingkungan

Ia merinci, jumlah kasus Pekanbaru tersebar pada 12 kecamatan. Seperti Kecamatan Sukajadi 18 kasus, Senapelan 20 kasus, Pekanbaru Kota 7 kasus, Rumbai Pesisir 22 kasus.

Selain itu, katanya, juga berasal dari Kecamatan Rumbai sebanyak 29 kasus, Kecamatan Limapuluh sebanyak 36 kasus, Kecamatan Sail sebanyak 7 kasus, dan Kecamatan Bukit Raya sebanyak 53 kasus, serta Kecamatan Marpoyan Damai 65 kasus.

“Untuk Kecamatan Tenayan Raya tercatat sebanyak 83 kasus, dan Kecamatan Tampan sebanyak 76 kasus, Kecamatan Payung Sekaki sebanyak 54 kasus,” katanya.

Ia mengimbau agar warga selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Intinya, kata Rizaldy, memberantas DBD dengan cara menjaga kebersihan lingkungan.

“Karena faktor lingkungan yang menentukan DBD,” ungkapnya.

Warga juga harus menerapkan gerakan 3M merupakan inisiatif pemerintah sebagai salah satu solusi pencegahan yakni kegiatan menutup, menguras, dan mengubur objek-objek yang mendukung siklus hidup nyamuk Aedes Aegypti itu. (PGI)**

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *