Permaskab Meranti Riau Gelar Silaturahim, Halal Bihalal dan Pelepasan JCH

Perkumpulan Masyarakat Kepulauan Meranti Riau menggelar silaturahim di Pekanbaru, Minggu (12/6/2022).

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Perkumpulan Masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau (Permaskab Meranti Riau) menggelar silaturahim, halal bihalal dan pelepasan Jamaah Calon Haji (JCH) bersama tokoh, masyarakat dan mahasiswa asal Kepulauan Meranti di Pekanbaru, di Hotel Khas, Minggu 12 Juni 2022.

Hadir pada acara ini Ketua Dewan Pembina H. Wan Abubakar, Ketua Umum Nazaruddin, Sekretaris Umum Muhamad Irwan, sejumlah tokoh antara lain H. Said Hasyim, H. Tengku Hamami, H. Effendie Achmad, H. Falzan Surahman, para pengurus, warga dan mahasiswa asal Kepulauan Meranti di Pekanbaru, serta JCH.

Ketua Dewan Pembina Wan Abubakar dalam sambutannya menyampaikan sejarah singkat pendirian Permaskab Meranti Riau yang menurutnya merupakan hasil kesepakatan bersama dari pertemuan para tokoh di Pekanbaru di rumah almarhum H. Ahmad Bebas.

H. Ahmad Bebas ketika itu mengungkapkan banyaknya organisasi masyarakat Kepulauan Meranti di Pekanbaru. Pada pertemuan tersebut muncul keinginan bersama untuk membentuk suatu organisasi masyarakat Kepulauan Meranti yang bisa menaungi semuanya.

Syafei Yusuf, salah seorang tokoh Kepulauan Meranti mengusulkan nama Perkumpulan, kemudian disepakati bersama menjadi Perkumpulan Masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau (Permaskab Meranti Riau).

Wan Abubakar merasa bersyukur telah berhasil mengantarkan kepengurusan Permaskab Meranti Riau pada periode kedua yang menyepakati memilih Nazaruddin sebagai Ketua Umum.

“Saya bersyukur Alhamdulillah bahwa estafet kepemimpinan Permaskab sudah tampil anak muda, ini luar biasa,” ujarnya.

Mantan Gubernur Riau ini berharap agar Permaskab Meranti Riau benar-benar dimajukan untuk kepentingan warga asal Kepulauan Meranti di Pekanbaru. Organisasi yang nantinya bukan hanya ada di Pekanbaru tetapi ada di seluruh Provinsi Riau.

“Saya berharap silaturahim dan halal bihalal ini jika dapat dilaksanakan setiap tahun dalam rangka mempererat tali silaturahim. Kita harus merasa senasib dan sepenanggungan sebagai orang rantau dan merasa bertanggung jawab memajukan daerah yang kita tinggalkan Kepulauan Meranti dan Kota Pekanbaru ini,” ujar Wan.

Di penghubung sambutannya pemilik podcast Tukwan Channel ini menyampaikan yang dikatakan Ketua Umum Majelis Pengurus Pusat (MPP) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Prof. Arif Satria sewaktu berdialog dengannya kemarin yang menyebutkan zaman sekarang zaman serba ketidakpastian.

“Jadi jangan kita terlalu cepat mengatakan sesuatu itu baik karena masih belum tentu baik. Apalagi sekarang sudah memasuki zaman digital dan globalisasi. Untuk itu harus berpikir ke depan. Permaskab harus berpikir long time atau berpikir jangka panjang. Apa yang harus kita lakukan dalam berkompetisi zaman ini dan jangan sampai ketinggalan,” ujar Wan.

Ketua Umum Nazaruddin mengatakan Permaskab merupakan organisasi yang tumbuh dan berkembang dari keinginan untuk berkumpul dan bersatu. Mudah-mudahan di kepengurusan ini dapat melanjutkan kembali apa yang menjadi harapan dan tujuan dibentuknya Permaskab.

Untuk itu, banyak hal harus ditindaklanjuti secara bersama-sama karena ada sebuah pesan yang ditangkap pada tanggal 29 Mei 2022 lalu saat kepengurusan Permaskab Meranti Riau baru saja dilantik dan dikukuhkan oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar.

Dalam sambutannya Gubri Syamsuar menyampaikan bahwa Permaskab Meranti Riau merupakan satu-satunya organisasi atau perkumpulan yang dilantik di Ruang Serindit Balai Adat Provinsi Riau selain Lembaga Adat Melayu Riau.

“Semoga ini tidak berhenti pada suatu kebanggaan saja tetapi justru menunjukkan harapan yang luar biasa yang harus kita ejawantahkan dengan konkret. Apa yang dilakukan Pak Wan Abubakar sebuah contoh nyata yang bisa menjadi teladan bagi kita generasi muda dan adik-adik mahasiswa,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut tampil sebagai pemberi tausiyah Ustaz Dr. Yudhi Irwan, M.Esy, salah seorang praktisi Wakafpreneur yang juga anggota Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Riau yang banyak memaparkan mengenai wakaf.

Pelepasan JCH asal Kepulauan Meranti dilaksanakan dengan berdoa bersaman dan memberi tepuk tawar kepada JCH yang dipandu oleh Said Iskandar dan pembacaan doa oleh Ustaz Dr. Yudhi Irwan, M.Esy. Adapun JCH asal Kepulauan Meranti yang akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah antara lain Iskandar, Muhammad Isa, Muhamad Irwan, Nurizal Rahman, Novalia Sofyan Idris. ***

Editor/Penulis: Zul Azhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.