Pergi Dianggap Pecundang, Pulang Bawa Kemenangan, Warga Meranti Menangis Sambut Kedatangannya

Khafila MTQ Meranti tujuh berangkat, tujuh juara (net)

LAMANRIAU.COM, MERANTI – Khafilah MTQ Kabupaten Kepulauan Meranti membuktikan diri mereka bukanlah pecundang di Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XL tingkat Provinsi Riau di Rokan Hilir.

Dipimpin Zulkhairil, kontingen mini berjumlah tujuh qori dan qoriah, mereka bertujuh berhasil membawa kemenangan untuk Kabupaten Kepulauan Meranti.

Ibarat perumpamaan, pergi dianggap pecundang, pulang membawa kemenangan. Tidak dianggap oleh sang Bupati, H Muhammad Adil SH MM, karena dinilai tidak punya potensi, mereka tetap berangkat atas saweran masyarakat Kepulauan Meranti. Masyarakat malah melihat, kontingen ini punya potensi bersaing di MTQ XL Rokan Hilir.

Ketika mengetahui rombongan ini berhasil meraih juara, media sosial pun heboh. Kehebohan itu bertambah saat rombongan tiba di Selatpanjang.

Ada tangis, ada tetes air mata haru melihat perjuangan anak-anak Meranti di MTQ tingkat provinsi Riau itu.

Salah seorang warga, Budiman mengaku dia tanpa sadar menitikkan air mata haru melihat rombongan datang. Apalagi kedatangan mereka disambut hangat warga. Di arak keliling kota, ditepung tawar oleh pemuka masyarakat.

“Saya tak menyangka keberangkatan dan kepulangan kafilah kita ini sampai sini meriahnya. Saya tau pasti dari mana para relawan mendapatkan donasi penggalangan dana untuk keberangkatan,” ujarnya terharu.

Sebagai salah satu tokoh masyarakat yang ikut menggalang dana, dia mengucapkan terima kasih kepada qori dan qoriah yang sudah mempersembahkan yang terbaik untuk masyarakat Meranti.

Zulkhairil sebagai Official pendamping khafilah Kepulauan Meranti mengaku keberhasilan itu berkat doa masyarakat Meranti, baik yang ada di Kepulauan Meranti maupun di rantau.

“Kami ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kepulauan Meranti dimana pun berada yang telah mendoakan dan mendukung perjuangan anak anak mengikuti MTQ. Allah lah yang menentukan takdir atas hambaNya. Ternyata anak-anak kita berkualitas, bukan seperti apa yang di sangkakan oleh segelintir orang selama ini,” kata Zulkhairil.

Disebutkan, dalam perlombaan di Rohil, kontingen Kepulauan Meranti mendapat dukungan dari kabupaten dan kota lainnya di Riau. Kontingan daerah lain mengetahui, keberangkatan kontingen mereka tidak mendapat dukungan dari Bupati Kepulauan Meranti.

“Semua kabupaten dan kota di Riau mendukung dan memberikan semangat kepada kita. Bahkan mereka sangat menyayangkan sikap pemerintah daerah yang berbuat seperti ini. Secara tidak langsung ini menampar pemerintah daerah, karena ini tanggungjawab dia sebagai pemangku negeri,” ucap Zulkhairil lagi.

Kedepan, Zulkhairil berharap Pemkab Meranti bisa menganggarkan kegiatan MTQ tersebut. Pasalnya, MTQ itu sudah diatur dalam SKB tiga kementerian.

Sementara itu Ketua Umum LPTQ Riau H. Ahmad Syah Harrofie memberikan apresiasi bagi kafilah Kepulauan Meranti.

Dia berharap ke depan tidak ada lagi kepala daerah yang tidak merestui keberangkatan qori dan qoriah untuk mengikuti ajang MTQ di Riau.

“Jangan sampai ada lagi kabupaten dan kota yang tidak mendukung dengan tidak mengirim kafilah MTQ. Kontingen Kabupaten Kepulauan Meranti sudah membuktikan. Tidak mendapat dukungan dari pemerintah daerah, mereka berhasil membawa penghargaan juara,” tambahnya. ***

Redaktur: Denni Risman