Isu BBM Langka Picu Panic Buying, Pemkab Meranti Pastikan Stok Tetap Aman

Pilihan kendaraan dan jerigen minyak mengantre mengisi BBM di salah satu SPBU di Kota Selatpanjang.

LAMANRIAU.COM, SELATPANJANG – Aktivitas di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Kepulauan Meranti dalam beberapa hari terakhir terlihat lebih ramai dari biasanya. Sejak pagi hari, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat tampak memanjang untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM).

Tidak hanya kendaraan, sebagian warga juga terlihat membawa jeriken untuk mengisi cadangan bahan bakar. Kondisi ini membuat suasana di sekitar SPBU menjadi lebih sibuk dibandingkan hari-hari biasa.

Fenomena ini muncul di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap isu ketersediaan BBM yang belakangan ramai diperbincangkan. Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang beredar di berbagai media dan media sosial disebut-sebut turut memicu kekhawatiran sebagian warga.

Di beberapa SPBU di Selatpanjang, antrean kendaraan bahkan sempat meluber hingga ke akses jalan di sekitar area pengisian. Situasi tersebut membuat arus kendaraan di sekitar lokasi menjadi lebih padat pada jam-jam tertentu.

Sebagian masyarakat memilih mengisi BBM lebih awal sebagai langkah antisipasi. Tidak sedikit pula yang membawa jeriken untuk menyimpan cadangan bahan bakar di rumah, terlebih menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat pada momen Hari Raya Idul Fitri.

Wardi, warga Alah Air, mengaku mulai merasa khawatir jika kondisi antrean panjang tersebut terus berlanjut.

“Kalau antreannya terus panjang seperti ini tentu kami agak risau juga. Apalagi sebentar lagi mau masuk Lebaran. Biasanya aktivitas masyarakat meningkat dan kebutuhan BBM juga ikut bertambah,” ujar Wardi.

Ia berharap ketersediaan BBM di Meranti tetap terjaga sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar sehari-hari.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memastikan bahwa stok BBM di daerah tersebut masih dalam kondisi aman.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kepulauan Meranti, Marwan, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar.

“Untuk stok BBM di Kabupaten Kepulauan Meranti saat ini masih aman. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Marwan juga menjelaskan bahwa dalam waktu dekat akan ada tambahan pasokan BBM yang masuk ke wilayah Kepulauan Meranti guna memperkuat ketersediaan stok.

Menurutnya, pada hari Senin mendatang akan masuk pasokan sekitar 270 kiloliter untuk SPBU Alah Air dan 80 kiloliter untuk SPBU Imam Bonjol. Selain itu, pada tanggal 11 bulan ini juga dijadwalkan masuk tambahan sekitar 300 kiloliter untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Tambahan pasokan tersebut diharapkan mampu menstabilkan kondisi di lapangan sekaligus mengurangi kekhawatiran masyarakat yang saat ini mulai ramai mengantre di sejumlah SPBU.

Selain memastikan kelancaran distribusi, pemerintah daerah juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari situasi dengan menimbun BBM.

“Kami juga mengingatkan para pedagang agar tidak melakukan penimbunan BBM. Jika ditemukan ada pihak yang menimbun atau mempermainkan stok, tentu akan kami tindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Marwan.

Ia menambahkan bahwa praktik penimbunan tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena berpotensi menciptakan kelangkaan buatan.

Dengan tambahan pasokan yang dijadwalkan masuk dalam beberapa hari ke depan serta pengawasan yang terus dilakukan oleh pemerintah daerah, kondisi distribusi BBM di Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan tetap berjalan normal.

Pemerintah daerah juga kembali mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Selama distribusi berjalan lancar dan masyarakat membeli sesuai kebutuhan, ketersediaan BBM di Meranti dipastikan tetap aman, termasuk menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat pada momen Hari Raya Idul Fitri. ***

Editor: Fahrul Rozi/Penulis: Indra Hariyono

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews