Masjid Sayid Al-Syuhada Situs Penting Perang Uhud

Banyak kaum muslima yang berziarah ke makam syuahda di Gunung Uhud selalu mampir ke Msjid Sayid Al Syuhada (net)

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Bagi yang pernah naik haji atau umrah, pasti tidak lupa mengunjungi lokasi ini, Gunung Uhud. Letaknya di Madinah. Di sinilah kisah perang Uhud yang terjadi pada tahun ke tiga Hijriah..

Saat ini di Gunung Uhud berdiri Masjid Sayid Al-Syuhada di Madinah. Masjid ini adalah situs penting dalam sejarah Islam karena menceritakan kisah Perang Uhud.

Letak masjid bersebelahan dengan makam 70 syuhada sahabat Nabi Muhammad SAW. Atau sekitar 3 kilometer dari alun-alun utara Masjid Nabawi.

Masjid Syuhada selesai dibangun pada April 2017 dan menampilkan gaya arsitektur yang unik. Ini mencakup area seluas 54.000 meter persegi. Dapat menampung hingga 15.000 jamaah.

Melansir dari Arab News, Senin, 1 Agustus 2022, Masjid Syuhada menghadap Gunung Rumat atau dikenal juga Bukit Pemanah, sebuah bukit kecil yang terletak di sebelah barat Gunung Uhud.

Sumber sejarah mengatakan bahwa tentara suku Quraisy dan sekutunya pergi ke Madinah untuk membunuh umat Islam. Mereka ingin membalas kekalahan dalam Perang Badar, yang terjadi pada tahun kedua Hijriah.

Pasukan Muslim menghadapi mereka. Nabi Muhammad mengerahkan sekelompok pemanah di Gunung Rumat. Dia memerintahkan pemanah untuk tetap di pos mereka kecuali disuruh bergerak.

Ketika para penyerang mulai melarikan diri dikejar pasukan Muslim, para pemanah mengira pertempuran telah berakhir dan mereka telah menang. Mereka turun gunung, mengabaikan perintah Nabi Muhammad.

Komandan penyerang, Khalid bin Al-Walid, yang belum masuk Islam, mengejutkan para pemanah yang turun, membunuh mereka, lalu menyerang Muslim lainnya.

Tujuh puluh sahabat Nabi terbunuh, termasuk pamannya Rasulullah, Hamzah bin Abdul Muthalib. Mereka dimakamkan di lokasi pertempuran di kaki Gunung Rumat.

Muslim dari berbagai negara masih menziarahi kuburan syuhada Uhud sampai hari ini, seperti yang pernah dilakukan Nabi Muhammad. Para jamaah juga naik gunung untuk mengamati lokasi pertempuran.

Redaktur: Denni Risman – Sumber: okezone