Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia, BRIN Berharap Perkuat Sosialisasi Program KB

LAMANRIAU.COM, JAKARTA – Dalam rangka peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat sosialisasi mengenai pentingnya program keluarga berencana (KB). Hal itu disampaikan Peneliti Pusat Riset Kesehatan Masyarakat Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Masdalina Pane. 

“Hari Kontrasepsi Sedunia yang diperingati setiap tanggal 26 September perlu dimanfaatkan untuk makin menggencarkan sosialisasi program KB. Dan ini bagian yang penting,” kata Masdalina Pane, Minggu 25 September 2022. 

Menurutnya, sosialisasi mengenai program KB dan pentingnya penggunaan kontrasepsi yang selama ini dilakukan pemerintah sudah sangat baik. Namun perlu terus diperkuat dalam rangka mendukung program pengendalian jumlah penduduk dan pengaturan jarak kehamilan.

Ia menambahkan penguatan sosialisasi program KB diharapkan dapat mendukung penurunan angka kelahiran total. Berdasarkan hasil laporan pendataan keluarga tahun 2021, angka kelahiran total Indonesia turun menjadi 2,24.

“Sementara tahun 2017 berada pada 2,4. Pengendalian penduduk dengan program KB sangat berhasil, kendati demikian pandemi Covid-19 dikhawatirkan mempengaruhi angka kelahiran total dan akses KB. Mengingat ada banyak fasilitas kesehatan yang sempat membatasi kunjungan,” ucapnya. 

Dengan demikian, kata dia, perlu penguatan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya penggunaan KB. Berdasarkan data BKKBN pernikahan pada usia di bawah 18 tahun di Indonesia sebanyak 20 dari 1.000 pernikahan.

“Sosialisasi diharapkan juga dapat menyasar kelompok yang lebih muda atau mereka yang menikah dini. Pengaturan jumlah dan jarak kelahiran akan meningkatkan kualitas hidup ibu, baik kesehatan reproduksi ibu maupun kesehatan secara umum,” katanya. (rri)

Editor: Fahrul Rozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *