LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Berdasarkan maklumat dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah nomor 1/MLM/1.0/E/2024, Pemimpin Pusat Muhammadiyah mengumumkan bahwa 1 Ramadhan 1445 H jatuh pada hari Senin, tanggal 11 Maret 2024, dan 1 Syawal 1445 H jatuh pada tanggal 10 April 2024.
Sosialisasi mengenai penetapan awal Ramadhan dan Syawal tersebut dihadiri oleh Ketua PW Muhammadiyah Riau, Hendri Sayuti, Rektor UMRI, Saidul Amri, Ketua Panitia Ramadhan Ceria UMRI, Afdal, serta Kepala Kantor Humas dan Hukum UMRI, Anwar Siregar.
Ketua PW Muhammadiyah Riau, Hendri Sayuti, menjelaskan bahwa penetapan awal puasa, atau 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1445 H, menggunakan sistem hisab hakiki wujudul hilal. Ada tiga indikator yang harus dipenuhi, yaitu terjadi ijtima atau konjungsi, ijtima sebelum matahari terbenam, dan lebih dulu terbenam matahari dari pada bulan.
“Pada tahun ini, kemungkinan akan terjadi perbedaan penetapan 1 Ramadhan antara Muhammadiyah dan pemerintah. Meski demikian, hal tersebut tidak menjadi masalah karena masyarakat muslim Indonesia sudah terbiasa dan saling menghormati,” ucap Hendri Sayuti, Pada Jumat 8 Maret 2024.
Rektor Universitas Muhammadiyah Riau, Saidul Amin mengungkapkan, ada sejumlah rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan Universitas Muhammadiyah Riau selama bulan Ramadhan nanti.
Puncaknya yakni kegiatan Tabligh akbar dan penyerahan santunan dhuafa kepada 1.000 orang fakir miskin pada tanggal 2 April 2024, dengan menghadirkan Penceramah Kondang Riau Ustadz Abdul Somad.
“InsyaAllah, warga Muhammadiyah akan mulai berpuasa pada hari Senin 11 Maret 2024, Pada Ramadhan kali ini, UMRI juga akan melaksanakan sejumlah kegiatan dengan mengusung tema Ramadhan Ceria Mencerahkan Semesta,” pungkasnya.
Berikut adalah ulangannya:
Nantinya, keseluruhan rangkaian Ramadhan akan diakhiri dengan perayaan Idul Fitri pada tanggal 10 April 2024. Meskipun penetapan awal Ramadhan berbeda antara Pemerintah dan Muhammadiyah, namun perayaan Idul Fitri tetap akan diselenggarakan pada tanggal yang sama.
“Alhamdulillah, perayaan Idul Fitri antara pemerintah dan Muhammadiyah berpotensi untuk sama. Kami berharap bahwa pelaksanaan sholat Idul Fitri di UMRI akan menjadi yang terbaik dengan kehadiran imam dan khatib terbaik,” tutup Rektor Saidul Amin.***
Editor: Fahrul Rozi/Penulis: M.Amrin Hakim






