Teknologi Modifikasi Cuaca di Riau Terus Berlanjut untuk Cegah Karhutla

Teknologi Modifikasi Cuaca di Riau Terus Berlanjut untuk Cegah Karhutla

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), tim satuan tugas (Satgas) Karhutla Provinsi Riau telah menerapkan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang kini memasuki periode kedua.

“TMC masih berjalan. Saat ini sudah memasuki periode kedua. Periode pertama dimulai saat kunjungan Pak Presiden ke Riau,” jelas Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M Edy Afrizal, pada Sabtu 22 Juni 2024.

Edy Afrizal menambahkan, TMC periode kedua ini dijadwalkan berlangsung hingga 1 Juli 2024. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan kebakaran di kabupaten/kota.

“Sampai saat ini sudah 8 sorti garam disemai. Satu sorti mengandung 800 kg garam, sehingga totalnya sudah mencapai 6.400 kg garam disemai. Stok garam yang tersedia masih sekitar 8.000 kg,” kata Edy Afrizal.

Mengenai update Karhutla di Riau, Edy Afrizal menyatakan bahwa saat ini seluruh wilayah di Riau bebas dari Karhutla.

“Kebakaran terakhir terjadi di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak kemarin. Namun, api sudah padam karena proses pendinginan serta hujan yang turun tadi malam,” tutur Edy Afrizal.***

Editor: Fahrul Rozi/Penulis: M.Amrin Hakim

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews