Operasional Penerbangan di Bandara Pekanbaru Tetap Lancar Meskipun Ada Kabut Asap

Operasional Penerbangan di Bandara Pekanbaru Tetap Lancar Meskipun Ada Kabut Asap

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Manajer Eksekutif Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Radityo Ari Purwoko, menegaskan bahwa operasional penerbangan di bandara tersebut tetap normal dan tidak terpengaruh oleh kabut asap yang terjadi. Pada Selasa 3 Oktober 2023, Radityo Ari Purwoko menyampaikan melalui grup media sosial bahwa hingga saat ini, jadwal penerbangan berjalan dengan lancar dan tidak ada penundaan yang disebabkan oleh kabut asap.

“Jarak pandang saat ini mencapai 6 km. Aman. Alhamdulillah…,” ungkapnya.

Radityo menjelaskan bahwa jarak pandang atau visibility masih di atas 6.000 meter, yang merupakan kondisi aman untuk kelancaran operasional penerbangan. Hal ini diungkapkan di tengah kabut asap yang melanda Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang umumnya dapat menyebabkan penurunan jarak pandang.

Pernyataan tersebut bertujuan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat dan penumpang bahwa Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru tetap beroperasi dengan kondisi yang aman, dan pihak bandara terus memantau serta menjaga ketersediaan jarak pandang untuk menjaga keselamatan penerbangan.

Sementara itu, BMKG Stasiun Pekanbaru juga menginformasikan bahwa cuaca pagi ini ditandai oleh keberadaan kabut asap yang bercampur dengan embun pagi.

Menurut Sanya Gautami, Forecaster On Duty BMKG, “Pagi ini, terjadi campuran antara asap dan embun pagi, atau dikarenakan tingginya kelembaban udara. Oleh karena itu, kondisi ini lebih terdeteksi sebagai fenomena kekaburan udara (haze) dan embun pagi (mist).”

Sementara itu, pada pukul 07.00 WIB, Selasa 3 Oktober 2023, BMKG mencatat adanya 21 titik api yang tersebar di tujuh kabupaten di Riau. Kabupaten Kampar menjadi daerah dengan jumlah titik api terbanyak, yaitu 5 titik.***

Editor: Fahrul Rozi/Penulis: M.Amrin Hakim

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews