LAMANRIAU.COM, INUMAN – Rangkaian acara pacu jalur tahun 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) resmi dimulai. Dimulai dari Pacu Jalur Rayon I Inuman, yang secara resmi dibuka oleh Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby, MM, Kamis, 11 Juni 2026 petang. Sebanyak 47 jalur berpartisipasi pada ajang ini dengan total hadiah sebesar Rp76,5 juta bagi para pemenang.
Pembukaan Pacu Jalur Rayon I Inuman berlangsung semarak dengan berbagai rangkaian kegiatan budaya. Masyarakat terlebih dahulu disuguhkan penampilan pawai budaya serta aksi Marching Band Gita Panglima Baswara Datuk Panglimo Dalam yang diperankan para santri Pondok Pesantren Imam Saleh.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Kuantan Singingi tersebut disambut antusias ribuan masyarakat yang memadati halaman Kantor Camat Inuman. Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, SH, S.I.K., MH, Ketua TP PKK Kuansing Hj. Yulia Suhardiman, Ketua Komisi III DPRD Kuansing Maulana Imam Saleh, sejumlah kepala OPD, para camat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Suhardiman menyampaikan apresiasi kepada panitia, masyarakat, pemilik jalur dan seluruh pihak yang telah berperan dalam menjaga keberlangsungan tradisi pacu jalur sebagai warisan budaya masyarakat Kuantan Singingi.
“Pacu Jalur bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi merupakan identitas dan kebanggaan masyarakat Kuansing yang harus terus kita lestarikan bersama. Tradisi ini mengandung nilai kebersamaan, gotong royong dan semangat persatuan,” ujar Bupati.
Bupati mengatakan, pelaksanaan Pacu Jalur tahun ini memiliki makna penting karena Kabupaten Kuantan Singingi juga dipercaya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau ke-44 Tahun 2026.
“Kita ingin menyambut seluruh tamu dari kabupaten dan kota se-Provinsi Riau dengan wajah Kuansing yang religius, berbudaya dan penuh keramahan. Pacu Jalur dan MTQ menjadi momentum besar untuk memperkenalkan potensi daerah kita,” katanya.
Ia menegaskan bahwa dua agenda besar tersebut harus menjadi kebanggaan bersama masyarakat Kuansing.
“Pacu Jalur adalah identitas daerah kita, sedangkan MTQ memperkuat nilai-nilai keislaman. Mari kita sukseskan bersama dengan semangat Siang Bapacu, Malam Mangaji,” ungkap Suhardiman.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemilik jalur, tokoh adat, generasi muda hingga masyarakat Kuansing di perantauan untuk terus menjaga kekompakan demi suksesnya berbagai agenda daerah tahun 2026.
Sementara itu, Ketua Panitia Pacu Jalur Rayon I Inuman, Emri Nofdiles, S.Pd, melaporkan sebanyak 47 jalur dari berbagai desa dan kecamatan ikut berpartisipasi pada ajang tersebut. Panitia juga menyediakan total hadiah sebesar Rp76,5 juta bagi para pemenang.
Camat Inuman Suparman, S.Pd, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi serta seluruh masyarakat yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
“Pacu Jalur bukan hanya hiburan, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat,” ujarnya. ***(shr/inf)






