dr Indra Yovi: Usia Diatas 60 Tahun Terpapar Virus Corona, 80 Persennya Bisa Meninggal

dr Indra Yovi

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU  Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Provinsi Riau, dr. Indra Yovi menyampaikan bahwa Coronavirus Disease 19 (Covid19) tidak bisa disembuhkan dengan sistem herd immunity.

Jelasnya, herd immunity adalah membiarkan tubuh terpapar virus, kemudian tubuh menjadi kebal dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Menurutnya, Covid-19 tidak bisa diatasi dengan herd immunity. Jika orang dibawah usia 60 tahun terpapar Covid-19 mungkin bisa tidak terinfeksi virus tersebut.

“Namun berbeda jika virus tersebut terkena ke orang tua kita usia diatas 60 tahun 80% nya bisa meninggal,” katanya saat melakukan Press Conference di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Jumat (29/05/20).

Dia menambahkan, salah satu contoh negara yang menerapkan sistem herd immunity yaitu Swedia. Terang dr. Yovi, Swedia tidak mengenal sistem pembatasan fisik dari mulai bulan Maret, April dan awal Mei ini.

Berdasarkan penuturannya, kebijakan tersebut dilakukan untuk membiarkan semua masyarakatnya terpapar Covid-19, dengan harapan masyarakat bisa kebal dengan virus tersebut.

“Ternyata hal itu berbedakan, justru yang terjadi dampaknya luar biasa, Swedia termasuk negara paling banyak kematiannya,” ucapnya.

Belajar dari kasus Swedia tersebut, Jubir Covid-19 Riau ini selalu mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, menjaga jarak, rajin cuci tangan dan tetap menggunakan masker jika harus keluar rumah.

“Saya pikir kalau orang waras tidak ada yang mau orang tuanya kena Covid-19 terus meninggal, makanya perlu protokol kesehatan bukan herd immunity,” tutupnya. (MCR)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *