LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Dari total 120 kasus positif Covid-19 di Provinsi Riau, ada sebanyak 22 orang pasien yang dilaporkan tidak memiliki gejala.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau dr. Indra Yovi mengatakan, pasien yang terkonfirmasi positif dan tanpa gejala tersebut kebanyakan merupakan dari klaster Pondok Pesantren Magetan, Jawa Timur
“Yang betul-betul tidak bergejala dari 120 kasus saat ini, ada 22 orang. Rata-rata klaster Magetan dan klaster mahasiswa dari luar negeri,” kata Yovi di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Selasa (9/6/2020).
“Jadi memang 22 orang ini tidak memiliki gejala. Sementara pasien lain bergejala, walaupun batuk ringan diikuti nyeri tenggorokan. Biasa flu ringan itu masuk dalam gejala Covid-19,” tambahnya.
Lebih lanjut Yovi menerangkan, gejala infeksi Covid-19 ada banyak ragamnya. Dari mulai yang paling ringan hingga paling berat.
“Anosnia, kehilangan kemampuan untuk mencium aroma atau bau. Jadi bau itu agak hilang, itu termasuk bagian dari gejala Covid-19,” terangnya.
“Makanya, gejala Covid-19 ini range-nya sangat luas. Dari paling ringan, sampai paling berat,” demikian Yovi. (MCR)






