Asyiknya Menanam Tomat dalam Pot

menanam tomat

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Menanam sayuran seperti tomat dalam pot, banyak manfaatnya. Tanaman ini pun cukup mudah untuk memeliharanya.

Saat ini masyarakat sedang mengalami masa trend menanam tanaman hias, mengisi waktu senggang, dampak dari pandemic Covid-19. Padahal tidak hanya bunga, tanaman pot akan lebih baik untuk sayur-sayuran. Selain indah, juga solusi mengurangi beban belanja, untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca : Tanaman Herbal ini Layak Jadi Hiasan Rumah

Mengutip dari laman resmi Cybex Kementan RI, cara menanam tomat dalam pot atau polybag menggunakan biji terbilang cukup mudah. Hanya butuh waktu 3 bulan saja, sudah dapat memanen tomat.

Tomat merupakan salah satu jenis tanaman sayuran terkenal dengan kandungan nutrisinya yang melimpah. Selain itu, tomat dapat diolah menjadi berbagai macam masakan, mulai dari jus, saus, pelengkap garang asem, dan masih banyak lagi.

Selain sebagai masakan, ternyata tomat juga memiliki khasiat yang bagus untuk merawat kulit wajah. Jenis tomat sendiri pun sangat beragam, mulai dari tomat sayur, tomat buah, tomat ceri, dan banyak lagi.

Berikut tips menanam tomat dalam pekaran rumah :

Menyiapkan pot atau polibag

Ingin menanam tomat pada pot atau polibag, maka ketersediaan pot atau polibag menjadi suatu keharusan. Untuk ukuran pot atau polibag dapat menyesuaikan dengan kebutuhan.

Menyiapkan media tanam

Untuk dapat menanam tomat dalam pot atau polibag, maka perlu menyiapkan media tanam yang tepat. Media tanam dapat berupa kombinasi dari tanah, arang sekam dan kompos dengan perbandingan 2:1:1.

Media tanam dapat dibuat beberapa hari sebelum penanaman, agar mineral dalam kompos dapat menyatu dengan tanah. Upayakan media tanam memiliki pH 5.5 – 7, serta memiliki tingkat kesuburan yang tinggi agar pertumbuhan tomat tidak terhambat.

Memilih benih tomat

Untuk mendapatkan tanaman tomat yang sehat dan menghasilkan buah yang banyak, maka harus paham memilih benih unggulan. Caranya perlu menentukan terlebih dahulu jenis tomat apa yang hendak kamu tanam.

Setelah itu dapat membeli benih tomat yang masih berupa biji, kemudian semaikan sendiri sekitar rumah. Beli benih tomat saat ini bisa melalui e-commerce atau datang saja ke took pertanian yang ada.

Menyemai benih tomat

Setelah mendapatkan benih tomat, semaikan benih tersebut pada media semai yang dapat terdiri dari bedengan-bedengan. Usahakan menempatkan media semai pada tempat yang tidak terkena sinar matahari dan hujan secara langsung.

Siram media semai secara teratur agar tetap dalam kondisi lembap. Dengan demikian, benih akan cepat tumbuh. Setelah bibit berusia 14 hari, maka kamu dapat memberikan pupuk untuk merangsang pertumbuhan bibit.

Pupuk dapat berupa kompos, atau pupuk buatan pabrik. Bibit tomat ini baru siap tanam ketika usianya sudah mencapai 1 bulan.

Proses penanaman dan perawatan

Setelah tahap persiapan selesai, kamu dapat langsung menanam tomat pada media tanam yang telah ada pada pot atau polibag. Cara pencabutan bibit dari media semai perlu lakukan secara perlahan agar akar tidak putus, jika perlu sirami dulu tanah pada media semai agar bibit mudah tercabut.

Jika menggunakan media semai berupa polibag kecil, maka dapat menyobek polibag tersebut untuk dapat menanamnya pada pot atau polybag yang ukurannya lebih besar. Selanjutnya tanah yang kamu gunakan sebagai media semai dapat ikut tanam pada pot atau polybag yang baru.

Setelah bibit pindah, perlu memberikan perawatan teratur untuk menjaga tumbuh kembang tomat tersebut. Untuk beberapa hari pertama, perlu melakukan penyiraman rutin guna menghindari kekurangan air pada pohon tomat.

Sementara setelah itu tomat relatif tidak membutuhkan banyak air sehingga cukup melakukan penyiraman 2 hari sekali saja. Kamu juga perlu memberikan tongkat atau kayu penyangga untuk tomat agar dapat tumbuh secara tegak.

Upayakan untuk rutin memangkas tunas baru yang tumbuh agar proses pembuahan tomat semakin cepat.

Jangan lupa, perlu memberikan tambahan nutrisi untuk tanaman dengan pupuk kompos pada masa usia satu minggu setelah pemindahan bibit. Setiap pot atau polibag, cukup memberinya sekitar satu genggam saja.

Jika tanaman tomat terserang penyakit, segera untuk mencabutnya dan membuang agar tidak sampai menulari pohon yang lainnya. Jika memang sangat urgen, dapat memberikan pestisida alami untuk mengatasi penyakit yang menyerang tomat.

Masa panen

Masa panen tomat terbilang cukup cepat, sebab dalam jangka waktu tidak sampai 100 hari. Ciri yang menandakan tomat siap panen adalah perubahan warnanya yang awalnya hijau menjadi agak kekuning-kuningan.

Hanya saja pemanenan tomat tidak dapat kamu lakukan secara sekaligus karena kemunculan buah tomat pun tidak dalam waktu yang bersamaan. ***

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *