LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Wakil Ketua DPRD Riau H Agung Nugroho SE mengikuti Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Kamis 31 Maret 2022. Dalam kegiatan itu, Agung diundang sebagai anggota DPRD Riau daerah pemilihan (dapil) Kota Pekanbaru.
Dimana, kegiatan yang berlangsung di Hotel Pangeran ini, juga dihadiri Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi beserta jajaran. Usai mengikuti Musrenbang, Agung mengatakan bahwa dirinya mengusulkan beberapa program kepada Pemko Pekanbaru yang didasari oleh aspirasi masyarakat yang ia serap saat reses.
“Diantaranya adalah persoalan banjir, pengangkutan sampah, gaji guru honor, gaji pegawai honor, pengembangan RSD Madani hingga rencana pengembangan Jalan Arifin Achmad sebagai sentral kuliner Pekanbaru,” sebut Agung Nugroho.
Ia menjelaskan, dari setiap bertemu masyarakat Pekanbaru, selalu mendapatkan keluhan perihal masalah banjir. Bahkan menurut masyarakat banjir di Kota Pekanbaru kian hari semakin melebar sampai ke pemukiman masyarakat padat penduduk. Sehingga bila tidak diatasi dengan cepat, persoalan banjir akan menjadi pemasalahan serius.
“Jalan-jalan utama yang biasanya tidak ada banjir, sekarang sudah mulai. Bahkan sampai masuk ke pemukiman masyarakat. Ini harus segera diselesaikan,” paparnya.
Selain itu, untuk persoalan kedua yang menjadi atensi masyarakat Agung adalah permasalahan pengangkuran sampah. Dimana sejak beberapa tahun belakangan, pengangkutan sampah tidak pernah selesai dan menjadikan tumpukan pada beberapa titik jalan. Sehingga menimbulkan bau busuk yang dikeluhkan masyarakat sekitar tempat pembuangan sampah.
“Selanjutnya adalah persoalan gaji pegawai dan guru honor. Ini juga sangat banyak dikeluhkan. Kasihan kita, sudahlah gajinya sedikit, itupun dirapel bayarnya. Bahkan sampai diangsur pembayaran. Jadi saya mohon betul, supaya persoalan gaji pegawai dan guru honor agar tidak ada lagi keterlambatan maupun penundaan,” pintanya.
Selain beberapa persoalan di atas, Agung juga meminta agar bisa mengembangkan Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani yang dimiliki Pemko Pekanbaru. Dimana saat ini, dengan fasilitas yang ada belum mampu menjadi rumah sakit pengganti RSUD Arifin Achmad. Menurut dia, Pemko harus melakukan sejumlah pembenahan karena menyangkut persoalan kesehatan masyarakat.
Terakhir, Ketua DPD Demokrat Riau ini meminta Pemko Pekanbaru untuk membuat rencana tata kota yang bisa menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Salah satunya adalah konsep jalan kuliner di Jalan Arifin Achmad. Menurut dia, konsep jalan kuliner sangat cocok diterapkan di jalan yang menghubungkan pusat kota dengan pemukiman padat penduduk.
“Seperti di beberapa kota besar. Jadi pedesterian jalan itu dilebarkan saja. Sehingga masyarakat nyaman jalan kaki. Dan memilih-milih tempat makan. Pertama memang masyarakat Pekanbaru ini hobi an, kedua dari beberapa daerah tetangga belum ada yang punya jalan dengan konsep kuliner. Sehingga kalau di Pekanbaru ada, akan memancing wisatawan untuk lebih sering berkunjung lagi,” paparnya. ***






