Wabup Asmar ikuti Kegiatan Verifikasi Secara Virtual Penilaian KLA 2022

Wakil Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar mengikuti kegiatan verifikasi secara virtual dalam rangka penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2022.

LAMANRIAU.COM, SELATPANJANG – Wakil Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar mengikuti kegiatan verifikasi secara virtual dalam rangka penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2022  di ruang rapat kantor Bupati, Kamis 2 Juni 2022.

Kegiatan yang dilakukan secara virtual itu dihadiri Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Tim Verifikasi KLA Kemen PPPA RI, Kepala Bappeda dan Litbang sekaligus Ketua Tim Gugus Tugas KLA, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Riau.

Selain itu turut pula dari Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti yang terdiri dari Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Meranti, Kepala Dinas, Badan, Camat, Lurah dan Kepala Desa dan sejumlah lembaga terkait.

Dalam pidatonya Wabup Asmar menyebutkan, anak merupakan awal mata rantai yang sangat menentukan wujud dan kehidupan suatu bangsa di masa depan. Mempersiapkan generasi penerus berkualitas berarti membangun dan mensejahterakan kehidupan anak sedini mungkin dengan memastikan terpenuhinya hak-hak dan perlindungan terhadap anak.

“Kabupaten Layak Anak adalah kabupaten atau kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak terintegrasi melalui komitmen dan sumber daya pemerintah. Masyarakat serta dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak,” tutur Bupati Asmar.

Dalam pasal 1 angka 12 dan 19 UU Nomor Nomor 35/2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23/2004 tentang Perlindungan Anak (UU PA) menjelaskan bahwa Hak Anak adalah bagian dari hak asasi manusia (HAM) yang wajib dijamin, dilindungi, dan dipenuhi oleh orang tua, keluarga, masyarakat, Negara, Pemerintah dan pemerintahan Daerah, sebagai unsur penyelenggaran pemerintahan.
Untuk mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai Kabupaten Layak Anak,” papar Asmar.

Menurut Asmar, pemerintah daerah terus membangun komitmen bersama antara eksekutif, legislatif dan seluruh stakeholder (pemerintah daerah, masyarakat dan swasta) untuk berpihak kepada pembangunan anak.

Menerapkan kebijakan tumbuh kembang dan perlindungan anak secara berkelanjutan dimulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi yang dituangkan pada RPJKD, Renstra SKPD, RKPD, dan juga berbagai program kegiatan dimasing-masing perangkat daerah terkait.

“Pembangunan khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, perlindungan anak, infrastruktur, lingkungan hidup yang berkaitan dengan hak anak terus ditingkatkan, meski belum dapat dilaksanakan secara maksimal, namun ini telah dilaksanakan dan menjadi komitmen bersama,” ungkap Asmar.

Sebagai wujud komitmen, beberapa program dan kegiatan prioritas yang telah dilaksanakan untuk mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak adalah Pemkab Kepulauan Meranti sudah menerbitkan beberapa regulasi seperti Peraturan Daerah, Peraturan Bupati dan Surat Edaran berkaitan dengan pemenuhan hak- hak anak.

“Pada tahun 2019 Kepulauan Meranti dipercaya sebagai Kabupaten Layak Anak tingkat pratama dan pada tahun 2021 kembali mempertahankan, namun pada tahun ini kerjasama dan sinegitas berbagai pihak, kabupaten Kepulauan Meranti mempunyai harapan untuk naik peringkat lagi,” sampainya.

Kepada Kepala OPD, pimpinan lembaga masyarakat, dunia usaha, Perguruan Tinggi, Tim Penggerak PKK, legislator., media massa serta pihak-pihak yang hadir untuk mendukung Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) KLA.

“Mari bersama-sama kita memberikan sumbangsih sesuai Tupoksi kita
masing-masing, sehingga harapan Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai Kabupaten Layak Anak dapat kita raih,” sebutnya.

Kepada Tim Verifikasi, Ia berharap Kabupaten Kepulauan Meranti pada tahun ini diberikan kesempatan untuk mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak atas komitmen pemerintah daerah melaksanakan kebijakan, perencanaan dan penganggaran yang responsif kebutuhan anak.

“Semoga ini menjadi langkah maju bagi pembangunan sumber daya manusia Kepulauan Meranti menuju kabupaten maju, cerdas dan bermartabat,” tutup Asmar. ***

Editor: Fahrul Rozi/Penulis: Indra Hariyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.